Tepis Isu Bisnis, Sesama Pengelola Combine Harvester Berikan Klarifikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 308 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, sempat muncul anggapan di kalangan masyarakat bahwa penggunaan combine harvester (mesin panen) hanya ditujukan sebagai alat bisnis komersial semata.

Menurut Habel, anggapan tersebut keliru dan tidak tepat. Ia menekankan bahwa kehadiran mesin combine di Kupang, khususnya di Kupang Timur, telah menjadi kebutuhan mendesak bagi para petani.

“Menurut beta, itu bahasa yang keliru. Kita tahu lah, lahan sawah yang ada di Kupang ini sangat luas. Kebutuhan combine ini untuk membantu petani dalam proses panen,” ujar Habel dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Habel menjelaskan, faktor utama yang mendasari tingginya kebutuhan akan mesin panen ini adalah pola tanam petani yang cenderung serentak. Saat musim panen tiba, seluruh lahan siap dipanen dalam waktu bersamaan. Kondisi ini membuat tenaga kerja manual tidak mencukupi, sehingga penggunaan mesin menjadi solusi yang tak terelakkan.

Lebih lanjut, Habel memaparkan bahwa hingga saat ini, kelompok tani yang dipimpinnya telah mengelola sekitar 13 hingga 14 hektar lahan dalam kurun waktu dua minggu operasional. Namun, ia tak menampik bahwa pelaksanaan operasional di lapangan bukannya tanpa kendala.

“Pelaksanaan di lapangan lancar-lancar saja, tapi karena keadaan cuaca yang tidak menentu, ini yang membuat kita sedikit terhambat dan tidak maksimal,” ungkapnya.

Habel berharap masyarakat dapat memahami bahwa penggunaan alat mekanisasi pertanian seperti combine harvester bukan sekadar untuk kepentingan bisnis pribadi, melainkan upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan hasil panen di tengah keterbatasan tenaga kerja dan tantangan cuaca.

Baca Juga :  Peduli Kebersihan Lingkungan, Prajurit TNI Kerja Bakti Bersama Masyarakat Desa Kuimasi

Berita Terkait

Optimalkan Sisa Anggaran demi Bebas Stunting, Desa Manulai I Tetapkan Perubahan APBDes 2026
Gagal Terjemahkan Visi-Misi Bupati, Kinerja Kadishub Kabupaten Kupang Dikritik Keras Absalom Buy!
Urai Benang Kusut Lahan KIB Bolok, Bupati Kupang Tegaskan Hak Rakyat dan Kepastian Hukum Jadi Prioritas
Transparan dan Akuntabel, Pemdes Oebelo Bersama BPD Resmi Sepakati Perubahan APBDes 2026
Perkuat Ekosistem Pers Independen, Herry Battileo dan Andre Lado Pimpin Konsolidasi MOI NTT
Aksi Nyata Gereja dan Pemkab Kupang: Resmikan Yayasan, TK, hingga Sumur Bor di Oeltua
Sambil Olahraga Bisa Cek Kesehatan dan Bayar Pajak: Jasa Raharja NTT dan Mitra Padati CFD El Tari Kupang  
Jendra Sergio Kapitan: Il Capitano, 2 Gol Penentu Kemenangan PS Kabupaten Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Optimalkan Sisa Anggaran demi Bebas Stunting, Desa Manulai I Tetapkan Perubahan APBDes 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WITA

Gagal Terjemahkan Visi-Misi Bupati, Kinerja Kadishub Kabupaten Kupang Dikritik Keras Absalom Buy!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:07 WITA

Urai Benang Kusut Lahan KIB Bolok, Bupati Kupang Tegaskan Hak Rakyat dan Kepastian Hukum Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:45 WITA

Transparan dan Akuntabel, Pemdes Oebelo Bersama BPD Resmi Sepakati Perubahan APBDes 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:23 WITA

Perkuat Ekosistem Pers Independen, Herry Battileo dan Andre Lado Pimpin Konsolidasi MOI NTT

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WITA

Sambil Olahraga Bisa Cek Kesehatan dan Bayar Pajak: Jasa Raharja NTT dan Mitra Padati CFD El Tari Kupang  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:51 WITA

Jendra Sergio Kapitan: Il Capitano, 2 Gol Penentu Kemenangan PS Kabupaten Kupang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Tampil Perkasa di Penyisihan Grup, PS Kabupaten Kupang Bantai Perseken FC 5-0

Berita Terbaru