Sinergi ini memastikan materi yang diberikan tidak hanya bersifat praktis di lapangan, tetapi juga memiliki landasan ilmiah (sport science) yang kuat.
Afred Anabanu mengatakan, di era digital, melatih tidak lagi sekadar mengandalkan peluit dan instruksi verbal saja tetapi kemampuan adaptasi strategi.
Para peserta juga dibekali kemampuan untuk memanfaatkan perangkat digital dalam memantau performa atlet, menganalisis teknik dasar melalui rekaman video, hingga manajemen tim yang lebih terstruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Guru olahraga adalah ujung tombak pembinaan atlet sejak dini. Dengan membekali mereka kompetensi kepelatihan yang modern, kita sedang membangun fondasi prestasi bola voli Kabupaten Kupang untuk masa depan,” ujar Afred Anabanu, Sabtu(14/03/2026).
Selama dua hari intensif, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang meliputi:
Teknik Dasar Kepelatihan: Standarisasi gerakan dasar bagi pemula.
Fisik dan Nutrisi: Pemahaman dasar mengenai daya tahan atlet remaja.
Literasi Digital Olahraga: Penggunaan aplikasi dan perangkat lunak sederhana untuk evaluasi pemain.
Psikologi Olahraga: Cara memotivasi siswa di sekolah agar mencintai olahraga voli.
Dengan tuntasnya pelatihan ini, diharapkan para guru olahraga kembali ke sekolah masing-masing dengan semangat baru dan metode yang lebih segar, guna menjaring bibit-bibit unggul yang kelak akan mengharumkan nama Kabupaten Kupang di kancah nasional.
Hingga berita ini diturunkan, pelatihan bagi pelatih bola voli pemula masih berlangsung.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















