Viral! Diduga Aniaya Terduga Pelaku Pencurian, Satpam RS Leona Noelbaki Tuai Kecaman Netizen! 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 05:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 338 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seperti yang disampaikan akun Lexi Ninef “jgn2 sonde pernah iko pelatihan security”, tulisnya dalam komentar.

Akun Pak Laru berkomentar “Yang punya keluarga itu anak harus lapor polisi karna satpam tugas mengamankan bukan aniaya.

Berbagai komentar miring dan kecaman banjiri postingan video yang memperlihatkan kebengisan satpam RS Leona Noelbaki kepada seorang pemuda terduga pelaku pencurian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian. 

Dalam postingan pada hari sebelumnya yang berdurasi 45 detik diviralkan di beberapa grup Facebook, terpantau dalam rekaman CCTV RS Leona Noelbaki pemuda tersebut kedapatan mengendap memasuki ruangan dan mengambil 2 buah helm.

Potongan video memperlihatkan pemuda tersebut berusaha menutupi wajahnya dengan baju berwarna biru layaknya Ninja kemudian melakukan aksi pencurian.

Usai mengambil helm milik perawat yang tersimpan di Loker didekat meja resepsionis RS Leona Noelbaki, pemuda tersebut langsung menghilang.

Beberapa hari kemudian, pemuda tersebut di tangkap di dekat Rumah Sakit Leona Noelbaki oleh para oknum satpam kemudian digelandang ke halaman Rumah Sakit dan langsung melakukan interogasi dan dugaan penganiayaan terjadi. Viral! Diduga Aniaya Terduga Pelaku Pencurian, Satpam RS Leona Noelbaki Tuai Kecaman Netizen! 

Proses penangkapan tersebut juga di rekam dan di hiraukan melalui akun Info Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Sambut Paskah 2026, GMIT Ajak Jemaat dan Pemuda Kabupaten Kupang Rayakan Kebangkitan Kristus

Berita Terkait

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores
Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu
Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa
Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  
Perkuat Pelayanan Publik, Jasa Raharja Gelar Risk Townhall 2026 untuk Dorong Budaya Sadar Risiko
Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat
Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur
Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WITA

Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41 WITA

Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Tingkatkan Keselamatan dan Layanan Publik, Forum LLAJ Kota Kupang Resmi Dibentuk

Berita Terbaru