Viral Video Dugaan Pungli 14 Detik di Jalan Trans Timor, Oknum Polantas Kupang Diperiksa Propam!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 188 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolres Kupang, AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K.,

Foto: Kapolres Kupang, AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K.,

KUPANG, ATN Sebuah unggahan video berdurasi 14 detik mendadak gempar dan menjadi sorotan tajam warganet di media sosial Facebook.

Video yang direkam secara diam-diam oleh kerabat seorang pengendara motor tersebut memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kupang.

Meski lokasi pasti kejadian dalam video belum teridentifikasi secara pasti, keterangan unggahan menyebutkan bahwa penindakan dan dugaan pungli tersebut berlangsung di kawasan Jalan Trans Timor Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman singkat tersebut, terdengar oknum anggota Lantas Polres Kupang menyampaikan dalih bantuan kepada pelanggar.

“Saya sudah bantu. Kalau mau ikut sidang ke pengadilan nanti terima blanko tilang, itu saya sudah bantu,” ujar oknum polisi tersebut dalam video yang menuai banjir kecaman netizen.

Menanggapi gejolak publik tersebut, Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., bergerak cepat dan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap personel yang terbukti tidak profesional.

Baca Juga :  Kader KNPI Chris Bani Desak Polres Kupang Segera Tetapkan Tersangka Kasus GOR Komitmen

Berita Terkait

Buntut Video Viral, Kapolres Kupang Tegas: Tidak Ada Toleransi bagi Oknum Lantas yang Melanggar!
Absalom Buy Apresiasi Bupati Yosef Lede, Respon Cepat Atasi Krisis Jaringan Telekomunikasi di Pulau Semau
Buka Uitiuh Tuan Cup 4, Bupati Kupang Tegaskan Sportivitas dan Komitmen Jaring Bakat Lokal Semau
Kades Manusak Soroti Masalah Perubahan Desil Bantuan Sosial dan Kasus Indikasi Judi Online 24 Warga
Realisasi Pajak Kendaraan di Kabupaten Kupang Tunjukkan Tren Positif, Capai Rp29 Miliar Lebih per Agustus
Wujud Aksi Nyata: Jan Pieter Windy Perkuat Sarana Polsek Amarasi Lewat Bantuan Komputer
Dapat Tambahan DAU 174 M, Bupati Kupang Yosef Lede: Terimakasih Presiden Prabowo
Tingkatkan Keselamatan Jalan Tol, Jasa Marga dan Jasa Raharja Integrasikan Layanan Digital Melalui Aplikasi Travoy

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:17 WITA

Buntut Video Viral, Kapolres Kupang Tegas: Tidak Ada Toleransi bagi Oknum Lantas yang Melanggar!

Senin, 7 September 2026 - 09:20 WITA

Viral Video Dugaan Pungli 14 Detik di Jalan Trans Timor, Oknum Polantas Kupang Diperiksa Propam!

Senin, 7 September 2026 - 07:00 WITA

Absalom Buy Apresiasi Bupati Yosef Lede, Respon Cepat Atasi Krisis Jaringan Telekomunikasi di Pulau Semau

Minggu, 6 September 2026 - 09:49 WITA

Buka Uitiuh Tuan Cup 4, Bupati Kupang Tegaskan Sportivitas dan Komitmen Jaring Bakat Lokal Semau

Jumat, 4 September 2026 - 10:55 WITA

Realisasi Pajak Kendaraan di Kabupaten Kupang Tunjukkan Tren Positif, Capai Rp29 Miliar Lebih per Agustus

Jumat, 4 September 2026 - 07:34 WITA

Wujud Aksi Nyata: Jan Pieter Windy Perkuat Sarana Polsek Amarasi Lewat Bantuan Komputer

Kamis, 3 September 2026 - 15:04 WITA

Dapat Tambahan DAU 174 M, Bupati Kupang Yosef Lede: Terimakasih Presiden Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 12:55 WITA

Tingkatkan Keselamatan Jalan Tol, Jasa Marga dan Jasa Raharja Integrasikan Layanan Digital Melalui Aplikasi Travoy

Berita Terbaru