Warga Desak Evaluasi Total dan Minta Korwil BGN Dicopot Pasca Kasus Keracunan Siswa SDN Onitua

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 39 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan keterangan Mel Pellu begitu ia disapa, terdapat kejanggalan dalam operasional dapur umum BGN. Meski melibatkan tenaga ahli seperti ahli gizi, kepala dapur, hingga ahli akuntan, makanan yang disajikan justru diduga basi dan tidak layak konsumsi.

“Sangat tidak masuk akal jika ada ahli gizi di sana tapi makanan bisa sampai basi. Ada dugaan bahan makanan yang dipaksakan untuk diolah meski kondisinya sudah tidak baik,” tambah sumber warga dalam sebuah rekaman percakapan yang diterima media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntut Pencopotan Korwil BGN

Warga menilai Korwil BGN gagal menjalankan fungsi kontrol dan koordinasi di lapangan. Oleh karena itu, evaluasi total terhadap jajaran struktural BGN di wilayah tersebut dianggap harga mati untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Warga lainnya juga meminta agar BGN Pusat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja di dapur SPPG Tablolong. Menurutnya, kegagalan pengawasan ini mengancam keselamatan generasi penerus.

“Kalau bisa dievaluasi semuanya. Ahli Gizi, Akuntan, Kepala Dapur hingga Korwil-nya harus diganti karena tidak ada pengawasan di lapangan,” pungkasnya.

Kritik Pedas Terhadap Pernyataan Korwil BGN

Kemarahan warga semakin tersulut oleh pernyataan Korwil BGN Kabupaten Kupang yang dinilai meremehkan situasi. Pihak Korwil sempat menyebut insiden ini bukan sebagai “keracunan”, melainkan hanya sebuah “kejadian menonjol”.

Baca Juga :  Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!

Berita Terkait

Siswa SD di Kupang Barat Muntah dan Sesak Napas. Korwil BGN: “Itu Bukan Keracunan”
“Dagingnya Merah dan Berbau”: Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG
Geger! 23 Siswa di Kupang Barat Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Batakte Sigap Beri Pertolongan Pertama
Puluhan Siswa SD di Kupang Barat Keracunan Usai Santap MBG di Sekolah
PDIP Apresiasi Langkah Bupati Kupang Fasilitasi Alsintan bagi Petani
Imbas LPJ 2025 Mandek, Enam Desa di Kabupaten Kupang Bakal Diaudit Khusus
Pecah Rekor! Capaian 32% Bawa Program Kesehatan Yosef Lede Tertinggi di NTT
Gencarkan Layanan Jemput Bola, Capaian CKG Puskesmas Batakte Tembus 55%

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:46 WITA

Warga Desak Evaluasi Total dan Minta Korwil BGN Dicopot Pasca Kasus Keracunan Siswa SDN Onitua

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:32 WITA

Siswa SD di Kupang Barat Muntah dan Sesak Napas. Korwil BGN: “Itu Bukan Keracunan”

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:25 WITA

“Dagingnya Merah dan Berbau”: Kesaksian Orang Tua Siswa SDN Onitua yang Keracunan MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:46 WITA

Geger! 23 Siswa di Kupang Barat Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Batakte Sigap Beri Pertolongan Pertama

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:17 WITA

Puluhan Siswa SD di Kupang Barat Keracunan Usai Santap MBG di Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:10 WITA

Imbas LPJ 2025 Mandek, Enam Desa di Kabupaten Kupang Bakal Diaudit Khusus

Senin, 11 Mei 2026 - 22:48 WITA

Pecah Rekor! Capaian 32% Bawa Program Kesehatan Yosef Lede Tertinggi di NTT

Senin, 11 Mei 2026 - 21:56 WITA

Gencarkan Layanan Jemput Bola, Capaian CKG Puskesmas Batakte Tembus 55%

Berita Terbaru