Seketika itu juga, korban yang dalam kondisi kesakitan masih berusaha menepikan kendaraannya ke sisi kanan jalan sebelum akhirnya jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri.
Istri korban yang panik segera menghubungi pihak keluarga, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke anggota piket SPKT Polsek Fatuleu.
Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian segera bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Korban yang saat itu ditemukan sudah dalam kondisi memprihatinkan dengan muntah darah, segera dilarikan menggunakan mobil patroli Polsek Fatuleu menuju RSUD Naibonat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di RSUD Naibonat pukul 04.00 WITA, korban sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, karena kondisi kesehatannya yang terus menurun, pihak keluarga memutuskan untuk membawa korban keluar secara paksa pada pukul 12.00 WITA menuju RSUD W.Z. Johannes Kupang guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Nahas, rencana operasi untuk menyelamatkan nyawa korban terkendala akibat ketersediaan ruang perawatan yang penuh di rumah sakit rujukan tersebut.
Sembari menunggu kepastian ketersediaan ruang di RSUD Ben Mboi maupun RS Siloam, kondisi korban kian memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 11.40 WITA.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















