Jasa Raharja Catat Penurunan Jumlah Santunan selama Nataru 2024: Dampak Positif dari Sinergi dan Kolaborasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Januari 2025 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 54 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa.

Foto: istimewa.

Jakarta, AtlasNews. ID – Jasa Raharja mengumumkan penurunan jumlah santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia, sebagaimana disampaikan dalam acara Penutupan Posko Ops Lilin 2024 yang berlangsung secara serentak pada Kamis (02/01/2025).

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dalam sambutannya di acara ini menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2024 turun sebesar 11,77%, sementara korban meninggal dunia menurun hingga 12,59%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak positif ini terlihat pada jumlah santunan yang mengalami penurunan signifikan, dengan santunan untuk korban meninggal dunia turun sebesar 30,53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Penurunan ini adalah hasil dari kolaborasi dan sinergi yang sangat baik antara Jasa Raharja dengan berbagai pihak, terutama KORLANTAS POLRI dan seluruh Stakeholders yang terlibat. Walau dalam tugas utamanya Jasa Raharja bergerak paska kecelakaan, tapi kami tetap ingin menjadi bagian dalam usaha preventif dan bersama-sama memikirkan solusinya. Kolaborasi ini akan terus kami lakukan sehingga pada Nataru dan Lebaran yang akan datang, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan berkeselamatan”, ujar Rivan.

Pada acara yang ditutup oleh Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Pol Drs.Verdianto Iskandar Bitticacca, M.Hum dan juga dihadiri oleh Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan.

Rivan ikut menekankan pentingnya menjaga pelayanan Jasa Raharja dalam pemberian santunan yang kini semakin cepat.

“Pada Nataru 2024, penyerahan santunan kepada korban kecelakaan rata-rata dilakukan di bawah golden period, yaitu santunan untuk korban luka-luka diberikan dalam waktu 14 menit sedangkan santunan untuk korban meninggal dunia dilakukan dalam waktu di bawah 24 jam. Performa ini akan terus kami jaga”, ungkapnya.

Baca Juga :  160 Koperasi Desa Merah Putih Telah Terbentuk, Yerak Almodat Bobilex Pakh Ungkap Mekanisme dan Alur Pembentukan

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru