Kupang, ATN – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, Pemerintah Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, menggunakan intervensi Dana Desa sebagai solusi utama.
Kepala Desa Lifuleo, Swingly Say saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin (30/06/2025) mengatakan stunting saat ini menjadi fokus utama pemerintahannya.
Untuk itu, pihaknya telah menggelontorkan dana dari anggaran Dana Desa sebesar Rp 34.000.000., dalam menggelar kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) selama dua bulan penuh bagi 10 anak penderita stunting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di Desa Lifuleo ada 10 anak penderita stunting yang tersebar di 4 posyandu. Percepatan penurunan Stunting menjadi fokus utama kami, adanya intervensi dana Desa jadi solusi menekan angka stunting. Ini juga menjadi arahan Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Ketua Rembuk Stunting, Ibu Aurum Titu Eki”, ujarnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, berbagai intervensi program telah dijalankan di antaranya pelayanan pemberian tablet tambah darah (TTD), makanan bergizi bagi 10 anak tersebut.
“Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu kebijakan dalam prioritas percepatan pelaksanaan pembangunan pada bidang pendidikan di masa kepemimpinan saya yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak terutama anak-anak”, paparnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















