Pimpin Forum Lintas Perangkat Daerah 2024, Jerri Manafe Sebut Penurunan Angka Stunting Jadi Isu Strategis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2024 - 00:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 100 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID –Forum Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Kupang tahun 2024, dalam rangka penyusunan rancangan rencana kerja Pemda Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kupang, Jerri Manafe, selasa (26/03/2024).

Rapat tersebut berlangsung di Aula Pertwmuan kantor Bupati Kupang yang dihadiri oleh Asisten 3 Sekda Novita Foenay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Juhardi Selan dan para pimpinan perangkat daerah, yang ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara.

Dalam sambutannya, Jerri Manafe menyatakan penurunan angka stunting masih menjadi isu strategis dan menjadi program prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, isu strategis lainnya yaitu pengentasan kemiskinan, pengendalian laju inflasi, antisipasi rawan pangan dan pemenuhan layanan dasar turut dibahas bersama.

“Berdasarkan hasil timbang pada bulan Februari baru-baru ini, Stunting kita berada pada angka 12,35% atau 3.574 balita stunting dari sebelumnya 28.940 balita yang diukur, ada penurunan sebanyak 3,83 persen. Ini semua berkat kerja kolaborasi kita semua,” ucap Jerri Manafe.

Orang nomor dua di Kabupaten Kupang itu berharap, TPPS dapat menjadi corong yang melibatkan semua unsur, dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan potensi yang ada serta dapat mengurangi pembebanan anggaran pada belanja-belanja yang bersifat rutinitas dan operasional semata.

Menurutnya, unsur penting dan keterkaitan yaitu belanja barang dan jasa yang merupakan kebutuhan masyarakat untuk mencapai target RPJMD penurunan Stunting di tahun 2024 menjadi 9,3 persen dapat tercapai.

“Dalam forum ini, selain perencanaan dan penganggaran yang dibuat, perhatikan juga ada yang lebih penting yaitu implementasi. Kita kerja untuk kepentingan masyarakat.
Biasanya konsisten dalam musrenbang, tapi hasil akhir musnah karena masuknya pokir. Teman-teman OPD harus terbuka, anggaran cukup atau tidak. Prioritaskan usulan masyarakat bukan yang lain,” tegas Jerri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Kupang, Juhardi Selan saat dikonfirmasi media ini mengatakan, dalam forum lintas perangkat daerah yang telah dilakukan membahas isu strategis pembangunan tahun 2025.

Pimpin Forum Lintas Perangkat Daerah 2024, Jerri Manafe Sebut Penurunan Angka Stunting Jadi Isu Strategis
Foto: Kepala BP4D Kabupaten Kupang, Juhardi Selan saat beri keterangan pada media usai mengikuti Forum Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Kupang.

Isu strategis tersebut ungkap Juhardi Selan diantaranya, pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting, penanganan rawan pangan, dan pemenuhan standar layanan minimal.

“Dalam forum ini dibahas berdasarkan desk Pemerintah pembangunan manusia dan desk ekonomi yang akan dilangsungkan selama 2 hari dan akan dibagi dalam 2 sesi terhitung sejak hari ini,” ungkap Juhardi.

Baca Juga :  Kepala Desa Nuataus Diduga Lakukan Pungli. Warga Merasa Dirugikan

Dikatakan, semua OPD Kabupaten Kupang berkomitmen untuk menyelesaikan empat isu strategis tersebut dengan melakukan kerja kolaboratif dan melibatkan seluruh OPD yang ada tanpa terkecuali.

Pihaknya berupaya agar dapat maksimalkan peran perangkat daerah lewat pencapaian indikator kinerja pembangunan sesuai penandaan program kegiatan dan sub kegiatan.

Juhardi Selan juga menyampaikan, dirinya telah memberikan catatan penting terkait pelayanan publik misalnya infrastuktur jalan, jembatan dalam forum lintas perangkat daerah untuk menjadi perhatian bersama seluruh perangkat daerah.

“Tadi sempat kita diskusi terkait ruas jalan long segmen kita, Oelamasi – Naikliu, ada juga Oelamasi, Kuka dan Barate. Ada beberapa hal yang harus kita selesaikan misalnya perbaikan jembatan Nofopal Oelatimo, jembatan Bipolo juga persoalan di Naitae dan Tuakau selain itu juga persoalan akses jalan di 4 Kecamatan di Amfoang,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BP4D Kabupaten Kupang itu menyebut pihaknya juga berupaya menyelesaikan persoalan kondisi infrastruktur dengan mengakses sumber dana dari Pemerintah Pusat hingga Daerah dan juga dari kemitraan.

“Kita sudah coba bersinergi dengan tetap berfokus pada penataan kota Oelamasi. Selain 4 isu strategis lain tadi, kita tetap prioritaskan tambahan tata kelola ibu kota Oelamasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kupang,” tutup Juhardi Selan.

Berita Terkait

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik
Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT
Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”
Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan
DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang di Masa Reses, Sah Secara Aturan?
5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan
BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WITA

Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WITA

Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WITA

BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Berita Terbaru