Percepat Penurunan Angka Stunting Tahun 2026, Pemdes Bolok Gelar Musyawarah Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 05:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 182 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Kupang Barat, Pemerintah Desa Bolok menggelar Musyawarah Desa Rembuk Stunting Tahun 2026.

Rembuk stunting dilangsung di Aula pertemuan Kantor Desa Bolok pada Jumat (29/08/2025) pagi yang dihadiri oleh Plt. Camat Kupang Barat, James Ating, Pendamping Kecamatan, Marianti Ga, Ketua BPD Desa Bolok, Babinsa Bolok, Serka Deny Sinlae, Tenaga Nakes dan Kades Posyandu Desa Bolok.

Kepala Desa Bolok, Melkianus Laiskodat dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan mengatakan, Stunting merupakan permasalahan kompleks yang harus dihadapi bersama oleh semua pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaiannya, Kepala Desa Bolok menekankan pentingnya pemahaman visi dan penyelarasan program hingga pelaksanaan program sesuai hasil kesepakatan dalam Rembuk Stunting.

“Saya pikir Stunting ini perlu ada gerakan bersama itu penting, sinergi antar stakeholder mulai dari Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Puskesmas, Kader Posyandu, PKK dan masyarakat agar prevalensi angka stunting dapat diturunkan”, ujarnya.

Ia menjelaskan, Rembuk Stunting bertujuan untuk mendiskusikan permasalahan stunting yang ada di Desa, mengidentifikasi penyebab-penyebabnya dan merumuskan langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam RKPDes.

Baca Juga :  2 Desa di Kupang Tengah Dorong Sektor Perikanan dan Peternakan Jadi Pondasi Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores
Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu
Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa
Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  
Perkuat Pelayanan Publik, Jasa Raharja Gelar Risk Townhall 2026 untuk Dorong Budaya Sadar Risiko
Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat
Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur
Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WITA

Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41 WITA

Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Tingkatkan Keselamatan dan Layanan Publik, Forum LLAJ Kota Kupang Resmi Dibentuk

Berita Terbaru