Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 06:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 145 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, ATN –  Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Enolanan, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang diwarnai gelombang protes sejumlah warga. Dinilai tidak netral, cacat hukum dan sarat dengan manipulasi administrasi, warga dari Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Enolanan secara tegas mendesak agar proses Pilkades segera ditunda.

Sikap tegas tersebut disampaikan dua perwakilan warga, Joni Markus Faot (Dusun 1) dan Ersi Damaris Kase (Dusun 2), melalui sambungan telepon pada Senin (21/9/2026).

Keduanya secara gamblang membongkar berbagai dugaan kejanggalan dan tindakan tertutup kepemimpinan panitia yang dianggap merusak nilai nilai demokrasi di desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Otoriter dan Diskriminasi Panitia

Joni Markus Faot mengungkapkan, kepemimpinan ketua panitia Pilkades Enolanan terkesan otoriter.

Ketua Panitia diketahui melarang anggotanya sendiri untuk memberikan masukan. Tak hanya itu, tahap penetapan calon pun digelar secara sembunyi-sembunyi tanpa pembacaan Berita Acara Verifikasi Administrasi secara terbuka kepada publik.

Kejanggalan kian memuncak saat panitia mendadak menggugurkan dua dari empat bakal calon (bacalon) yang telah menyerahkan sejumlah persyaratan.

Kasus Lexi A. Namah: Warga menyayangkan pengguguran Lexi hanya karena persoalan teknis surat rekomendasi Inspektorat. Padahal, dokumen tersebut telah diserahkan kepada Sekretaris Panitia pada 16 September, dan Inspektorat sendiri mengonfirmasi tidak ada temuan maupun masalah keuangan selama masa jabatannya. Namun, panitia tetap menolak dokumen tersebut dan menyatakan tidak sah.

Baca Juga :  Cegah Konflik Pilkada 2024, Bawaslu Kabupaten Kupang Gelar Peluncuran Pemetaan Kerawanan Dan Rakor

Berita Terkait

Jamin Keamanan Arus Mudik Libur Akhir Tahun, Jasa Raharja Bersama Polri dan Kemenhub Sisir Jalur Bakauheni–Merak
Dorong Pelayanan Publik Berbasis Digital, Jasa Raharja Borong Dua Penghargaan di IDTI Awards 2026
Polemik Kades Miras di Bali. Yoyarib Mau: Jangan Cari Celah Serang Kebijakan Bupati!
Video Kades Diduga Minum Bir di Bali Viral, Kadis PMD dan Perantau Buka Suara!
Menghidupkan Kembali Akar Sejarah Timor: Pemkab Kupang Sukses Gelar Feset Usif Mai Nai Menuju Event Nasional
Menolak Kompromi di Bilik Suara: Kadis PMD Kupang Tegaskan Warga Tak Masuk DPT Dilarang Nyoblos di Pilkades 2026!
Pastikan Pelayanan Medis & Santunan Cepat, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi
Tragedi Truk Molen di Bekasi: 6 Orang Meninggal Dunia, Jasa Raharja Bergerak Cepat Beri Santunan Korban

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:35 WITA

Jejak Pelarian HB Terhenti di Pesta: Mengurai Benang Merah Teror Pembobol ATM dan Minimarket Kupang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:46 WITA

Geger di Amarasi! Warga Oesena Temukan Jasad Bayi Diseret Peliharaan di Depan Rumah

Selasa, 29 September 2026 - 13:50 WITA

Alfamart Babau Dibobol Maling, Brankas Dirusak dan DVR CCTV Raib: Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 Juta!

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WITA

Atap Dilubangi, CCTV Dilumpuhkan. 1 Minimarket di Kabupaten Kupang Dibobol! Uang ATM dan Brankas Raib

Sabtu, 19 September 2026 - 11:19 WITA

Aksi Curanmor di RS Leona Noelbaki Terbongkar! Polsek Kupang Tengah Amankan 2 Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:38 WITA

Tragedi Asmara Terlarang 5 Tahun: Wanita di Noelbaki Tebas Istri Sah Pakai Parang hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:03 WITA

Misteri di Hutan Mnera: Memburu Pelaku Pembuang Bayi dalam Kardus Cokelat

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:06 WITA

Aksi Brutal Remaja di Camplong Renggut Nyawa Pengendara: 2 Pelaku Diringkus.!!!

Berita Terbaru