KUPANG, ATN – Gemerlap pesta pernikahan di Dusun Mbalo, Desa Lentera, Kecamatan Rote Barat Daya, Rabu (14/10/2026) malam itu, sejenak menyamarkan status buronan yang melekat pada diri HB alias Hendrik.
Namun, di balik keramaian musik dan jamuan malam, mata-mata intelijen dari kepolisian terus mengintai gerak-gerik pria yang diduga kuat menjadi otak pembobolan berantai di Kabupaten Kupang tersebut.
Pelarian HB yang selama dua pekan terakhir menebar teror di jaringan bisnis ritel dan perbankan Nusa Tenggara Timur berakhir secara dramatis tepat di tengah malam, sekitar pukul 24.00 WITA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi penangkapan ini bukanlah kebetulan. Tim gabungan Resmob Polres Rote Ndao yang dipimpin KBO Sat Reskrim, Aiptu Fransiskus Chandra, telah memetakan pergerakan tersangka sejak beberapa hari sebelumnya.
Ketika HB sempat menghilang dari kerumunan warga di lokasi pesta, tim tak kehilangan jejak. Analisis lapangan mengarahkan petugas langsung menuju kediamannya di wilayah Rote Barat Daya.
Dalam hitungan menit, rumah terduga pelaku telah dikepung rapat tanpa memicu kegaduhan warga sekitar.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















