KUPANG, ATN – Beredarnya video sejumlah kepala desa (Kades) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang mengonsumsi minuman beralkohol di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bali, menuai beragam komentar.
Tidak hanya kritikan namun, adapula yang melakukan tanggapan positif ketiga video tersebut tersebar luar di berbagai platform media sosial.
Salah satunya datang dari Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Golkar, Yoyarib Mau, angkat bicara untuk meluruskan duduk perkara agar tidak bergeser menjadi bola liar di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yoyarib Mau ketika dikonfirmasi AtlasNews, Kamis (05/11/2026) meminta publik agar melihat persoalan tersebut secara proporsional, objektif, dan tidak terprovokasi untuk menggiring opini negatif demi menyerang pihak tertentu.
Menurutnya, narasi yang berkembang di tengah masyarakat perlu diluruskan berdasarkan fakta di lapangan agar tidak mencederai nilai-nilai demokrasi yang sehat.
Dalam penjelasannya, Yoyarib menegaskan bahwa minuman yang dikonsumsi dalam video tersebut adalah bir, bukan minuman keras dengan kadar alkohol tinggi seperti yang ramai dinarasikan dalam berbagai pemberitaan maupun perbincangan publik. Ia membedakan secara tegas antara konsumsi yang wajar di tempat penginapan dengan tindakan hura-hura di tempat hiburan malam.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















