Ia mengisahkan, PAM Desa yang sejak awal di kelola oleh Pemerintah Desa Tablolong melalui BUMDes didukung dengan penyertaan modal setiap tahun tersebut diduga diselewengkan secara sepihak oleh Kepala Desa, Zet Nggadas.
Pasalnya, BUMDes Tablolong telah melakukan penyertaan modal sejumlah 66 juta pada tahun 2023 dan tahun 2024 guna memperbaiki jaringan pipa yang mengalami kerusakan.
“Tahun 2023, 2024 ada penyertaan modal 66 juta, itu bilang untuk perbaikan pipa. Yang kami amati pihak Desa hanya perbaiki 3 pipa, kemudian air mengalir selama 2 hari saja dan kemudian mampet hingga saat ini”, jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ironisnya, Kepala Desa Tablolong terkesan tak acuh saat didesak oleh warga untuk memperbaiki jaringan pipa agar mengalirkan air kepada pelanggan.
Hal ini disebabkan oleh Kepala Desa Tablolong, Zet Nggadas yang saat ini dapat menikmati air bersih dari salah satu perusahaan rumput laut yang berada di dekat rumah Kepala Desa.

“Bagaimana dia mau respon, dia nikmati air dari perusahaan rumput laut yang kebetulan bangun sumur bor di lahan milik Kepala Desa, dia dan keluarganya nikmati air bersih tanpa memikirkan nasib warga desa yang lain, sungguh ironis. Bagaimana seorang Kepala Desa bisa melakukan hal seperti itu”, ujarnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















