Krisis Air Bersih, Kades Oelnasi Anggarkan Dana Desa Untuk Sumur Bor: Bendungan Tilong Hanya Pajangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 433 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Desa Oelnasi, Yusak Leinati. (sumber: red*)

Foto: Kepala Desa Oelnasi, Yusak Leinati. (sumber: red*)

Oelamasi, AtlasNews. ID – Masyarakat Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, saat ini sedang mengalami krisis air bersih.

Sementara di wilayah Desa Oelnasi terdapat salah satu bendungan terbesar di Kabupaten Kupang yakni bendungan Tilong, namun belum dapat memberi manfaat.

Kepala Desa Oelnasi, Yusak Leinati usai dijumpai awak media di ruang kerja pada Selasa (06/08/2024) pagi mengatakan, bendungan Tilong baginya hanya sebuah pajangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, bendungan yang di bangun pada tahun 1998 kemudian diresmikan pada tahun 2001 itu tidak menyuplai ketersediaan air bersih bagi Desa Oelnasi secara maksimal.

“Ini bendungan hanya pajang saja di Oelnasi, tidak maksimal suplai air bersih kepada warga Desa”, ucap Yusak Leinati.

Dikatakan, pemanfaatan air hanya terbatas pada saluran irigasi namun belum digunakan untuk penuhi kebutuhan air bersih.

Untuk mengantisipasi krisis air, orang nomor satu di Desa Oelnasi itu telah menganggarkan sejumlah dana dari APBDes untuk pembangunan infrastruktur sumur bor.

Krisis Air Bersih, Kades Oelnasi Anggarkan Dana Desa Untuk Sumur Bor: Bendungan Tilong Hanya Pajangan
Foto: Kepala Desa Oelnasi, Yusak Leinati saat dijumpai awak media, Selasa (06/08).

“Sejak awal masa jabatan saya sampai hari ini saya sudah bangun sumur bor di 6 titik dan akan saya tambahkan di tahun berikut. Ini semata mata untuk warga Desa dapat menikmati air bersih”, ujarnya.

Ia mengakui, dengan intervensi dana Desa yang telah disetujui bersama dalam program prioritas, kebutuhan akan air bersih bagi warga dapat terakomodir dengan baik.

“Saya lakukan segala upaya untuk penuhi kebutuhan air bersih warga desa, kalau anggaran belum ada, kami pinjam dulu di pihak ketiga. Asal sumur bor ada untuk mereka dan Puji Tuhan saat ini sudah terlaksana meskipun sebagian wilayah desa Oelnasi belum terlayani secara maksimal”, ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Yusak Leinati menyampaikan bahwa pihaknya sudah pernah berkoordinasi dengan pengelola bendungan Tilong namun sampai saat ini belum terlaksana.

Dirinya berharap, keberadaan bendungan Tilong tidak hanya sebagai pajangan namun dapat memberi manfaat lebih kepada masyarakat terutama untuk ketersediaan sarana air bersih.

“Semoga keluhan kami dapat di dengar oleh pemerintah”, tutupnya.

Baca Juga :  Dorong Produktivitas Ekonomi Dan Jaga Populasi Sapi, HP2SK Kenalkan Program Revolusioner

Berita Terkait

Ukir Sejarah Baru! PS Kabupaten Kupang Siap Ladeni ‘Galaksi Bintang’ Tunas Muda di Babak 16 Besar LLMC III
Skuad Pincang, Mental Baja: PS Kabupaten Kupang Amankan Tiket 16 Besar LLMC III
Menelusuri ‘Kebocoran’ PAD Baumata: Kemana Aliran Retribusi Tangki Air dan Aset Desa Selama Ini?
Rp22,5 Juta Untuk Bantuan Babi: Jurus Pemkel Oenesu Dorong Peningkatan Ekonomi Warga
Sasar SPBU Matahari, Tim Pembina Samsat Sumba Timur Awasi BBM Bersubsidi dan Edukasi Pajak Kendaraan
Perlindungan Maksimal Perangkat Desa: Kolaborasi Pemkab Kupang dan BPJS Ketenagakerjaan Berbuah Manis
Percepat Pembangunan Desa, Dinas PMD Kabupaten Kupang Gandeng Kejaksaan hingga Bapenda Rakor 160 Kades
Sinergi TPI dan Wisata Pantai Panmuti: Babak Baru Kesejahteraan Warga Desa Noelbaki

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Ukir Sejarah Baru! PS Kabupaten Kupang Siap Ladeni ‘Galaksi Bintang’ Tunas Muda di Babak 16 Besar LLMC III

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:37 WITA

Skuad Pincang, Mental Baja: PS Kabupaten Kupang Amankan Tiket 16 Besar LLMC III

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:57 WITA

Menelusuri ‘Kebocoran’ PAD Baumata: Kemana Aliran Retribusi Tangki Air dan Aset Desa Selama Ini?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Rp22,5 Juta Untuk Bantuan Babi: Jurus Pemkel Oenesu Dorong Peningkatan Ekonomi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:08 WITA

Sasar SPBU Matahari, Tim Pembina Samsat Sumba Timur Awasi BBM Bersubsidi dan Edukasi Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:38 WITA

Percepat Pembangunan Desa, Dinas PMD Kabupaten Kupang Gandeng Kejaksaan hingga Bapenda Rakor 160 Kades

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WITA

Sinergi TPI dan Wisata Pantai Panmuti: Babak Baru Kesejahteraan Warga Desa Noelbaki

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan dan Fatalitas, Jasa Raharja dan Polda NTT Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Berita Terbaru