Anak Lulus PPG, Janda di Kupang Diteror Keluarga Kepala Desa. Ada Apa?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 315 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perlakuan tidak manusiawi itu bukan hanya bentuk teror psikologis, tetapi juga mencerminkan krisis sosial yang akut: ketika keberhasilan seseorang dipelintir menjadi ancaman terhadap kekuasaan lokal.

Tak hanya itu, Ibu Damaris yang dikenal sebagai janda pekerja keras dan pernah tercatat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), mendadak dihapus dari daftar penerima. Alasannya: karena statusnya sebagai janda.

“Apakah janda tidak punya hak hidup? Apakah janda tidak boleh bersyukur atas anak-anaknya yang berhasil?” tanya Imelda, getir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakadilan yang dialami keluarga kecil ini membuka luka lama tentang ketimpangan sosial dan represi budaya yang kerap menyasar perempuan tanpa perlindungan. Yang menyakitkan, semua itu muncul hanya karena satu unggahan penuh syukur.

“Postingan saya tidak menyebut nama siapa pun. Tapi kenapa keluarga kades merasa tersinggung? Apakah karena ada isu audit dana desa yang sedang hangat? Saya tidak tahu, tapi saya yakin ibu saya tidak pantas diperlakukan seperti penjahat,” tegas Imelda.

Ia berharap pemerintah daerah, aparat hukum, dan lembaga perlindungan perempuan segera bertindak. Sebab jika teror terhadap perempuan, janda, dan warga biasa dibiarkan, maka demokrasi desa akan mati perlahan.

“Media sosial bukan tempat kriminal. Itu ruang ekspresi, ruang merayakan syukur. Jangan ubah itu jadi alasan untuk mengintimidasi rakyat,” pungkas Imelda.

Kisah ini menyentuh bukan hanya karena luka yang ditorehkan, tetapi karena keberanian seorang anak dalam membela martabat ibunya, seorang perempuan desa yang hidupnya adalah doa dan perjuangan. (*) 

Baca Juga :  Dukung Polres Kupang Ungkap Kasus GOR Kabupaten Kupang, PERMASKKU Audiens Bersama Kapolres Kupang

Sumber Berita : KupangBerita

Berita Terkait

Desa Manulai 1 Tetapkan APBDes 2026: Fokus pada Pelayanan Dasar dan Pemberdayaan Ekonomi
Kawal Hak Masyarakat Lifuleo, Absalom Buy Desak PLTMG Kupang 2 Optimalkan CSR dan Infrastruktur
Dukung Hadirnya PLTMG Kupang 2, Anggota DPRD Absalom Buy Beri Catatan Strategis bagi PLN
Pemkab Kupang Mediasi Sengketa Lahan Kawasan Industri Bolok (KIB) Melalui Dialog Terbuka
Bupati Yosef Lede Berjanji Tuntaskan KIB 3 Desa di Kupang Barat: “Hak Rakyat Harus Dikembalikan”
Perkuat Pasokan Listrik Daratan Timor, Pemkab Kupang Dukung Pembangunan PLTMG Kupang 2
PLTMG Kupang Peaker Garap Proyek Strategis Nasional: PLTMG Kupang 2 Siap Terangi NTT di 2028
Target Tekan Angka Kecelakaan: FKLLJ TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:11 WITA

Desa Manulai 1 Tetapkan APBDes 2026: Fokus pada Pelayanan Dasar dan Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 27 April 2026 - 18:38 WITA

Kawal Hak Masyarakat Lifuleo, Absalom Buy Desak PLTMG Kupang 2 Optimalkan CSR dan Infrastruktur

Senin, 27 April 2026 - 18:09 WITA

Dukung Hadirnya PLTMG Kupang 2, Anggota DPRD Absalom Buy Beri Catatan Strategis bagi PLN

Senin, 27 April 2026 - 17:31 WITA

Pemkab Kupang Mediasi Sengketa Lahan Kawasan Industri Bolok (KIB) Melalui Dialog Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:15 WITA

Bupati Yosef Lede Berjanji Tuntaskan KIB 3 Desa di Kupang Barat: “Hak Rakyat Harus Dikembalikan”

Senin, 27 April 2026 - 16:46 WITA

PLTMG Kupang Peaker Garap Proyek Strategis Nasional: PLTMG Kupang 2 Siap Terangi NTT di 2028

Senin, 27 April 2026 - 09:26 WITA

Target Tekan Angka Kecelakaan: FKLLJ TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor!

Senin, 27 April 2026 - 09:08 WITA

Sinergi Jasa Raharja-Organda: 3 Pilar Utama Ubah Lanskap Transportasi Publik.

Berita Terbaru