Anak Lulus PPG, Janda di Kupang Diteror Keluarga Kepala Desa. Ada Apa?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 344 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perlakuan tidak manusiawi itu bukan hanya bentuk teror psikologis, tetapi juga mencerminkan krisis sosial yang akut: ketika keberhasilan seseorang dipelintir menjadi ancaman terhadap kekuasaan lokal.

Tak hanya itu, Ibu Damaris yang dikenal sebagai janda pekerja keras dan pernah tercatat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), mendadak dihapus dari daftar penerima. Alasannya: karena statusnya sebagai janda.

“Apakah janda tidak punya hak hidup? Apakah janda tidak boleh bersyukur atas anak-anaknya yang berhasil?” tanya Imelda, getir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakadilan yang dialami keluarga kecil ini membuka luka lama tentang ketimpangan sosial dan represi budaya yang kerap menyasar perempuan tanpa perlindungan. Yang menyakitkan, semua itu muncul hanya karena satu unggahan penuh syukur.

“Postingan saya tidak menyebut nama siapa pun. Tapi kenapa keluarga kades merasa tersinggung? Apakah karena ada isu audit dana desa yang sedang hangat? Saya tidak tahu, tapi saya yakin ibu saya tidak pantas diperlakukan seperti penjahat,” tegas Imelda.

Ia berharap pemerintah daerah, aparat hukum, dan lembaga perlindungan perempuan segera bertindak. Sebab jika teror terhadap perempuan, janda, dan warga biasa dibiarkan, maka demokrasi desa akan mati perlahan.

“Media sosial bukan tempat kriminal. Itu ruang ekspresi, ruang merayakan syukur. Jangan ubah itu jadi alasan untuk mengintimidasi rakyat,” pungkas Imelda.

Kisah ini menyentuh bukan hanya karena luka yang ditorehkan, tetapi karena keberanian seorang anak dalam membela martabat ibunya, seorang perempuan desa yang hidupnya adalah doa dan perjuangan. (*) 

Baca Juga :  HP2SK Jawab Kebutuhan Sapi Kurban, Prioritas Berat Ratusan Kilogram. 3 Kabupaten Jadi Pemasok Utama

Sumber Berita : KupangBerita

Berita Terkait

Sapu Ketergantungan dari Kota Kupang, Bupati Yosef Lede Bangun TPI Noelbaki: “Warga Lokal Tak Boleh Jadi Penonton”
Beda Wewenang Tak Halangi Pelayanan, Bupati Yosef Lede Eksekusi Jalan Ikan Foti 4 KM!
Optimalkan Sisa Anggaran demi Bebas Stunting, Desa Manulai I Tetapkan Perubahan APBDes 2026
Gagal Terjemahkan Visi-Misi Bupati, Kinerja Kadishub Kabupaten Kupang Dikritik Keras Absalom Buy!
Urai Benang Kusut Lahan KIB Bolok, Bupati Kupang Tegaskan Hak Rakyat dan Kepastian Hukum Jadi Prioritas
Transparan dan Akuntabel, Pemdes Oebelo Bersama BPD Resmi Sepakati Perubahan APBDes 2026
Perkuat Ekosistem Pers Independen, Herry Battileo dan Andre Lado Pimpin Konsolidasi MOI NTT
Aksi Nyata Gereja dan Pemkab Kupang: Resmikan Yayasan, TK, hingga Sumur Bor di Oeltua

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Sapu Ketergantungan dari Kota Kupang, Bupati Yosef Lede Bangun TPI Noelbaki: “Warga Lokal Tak Boleh Jadi Penonton”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:41 WITA

Beda Wewenang Tak Halangi Pelayanan, Bupati Yosef Lede Eksekusi Jalan Ikan Foti 4 KM!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Optimalkan Sisa Anggaran demi Bebas Stunting, Desa Manulai I Tetapkan Perubahan APBDes 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WITA

Gagal Terjemahkan Visi-Misi Bupati, Kinerja Kadishub Kabupaten Kupang Dikritik Keras Absalom Buy!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:45 WITA

Transparan dan Akuntabel, Pemdes Oebelo Bersama BPD Resmi Sepakati Perubahan APBDes 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:23 WITA

Perkuat Ekosistem Pers Independen, Herry Battileo dan Andre Lado Pimpin Konsolidasi MOI NTT

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:58 WITA

Aksi Nyata Gereja dan Pemkab Kupang: Resmikan Yayasan, TK, hingga Sumur Bor di Oeltua

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WITA

Sambil Olahraga Bisa Cek Kesehatan dan Bayar Pajak: Jasa Raharja NTT dan Mitra Padati CFD El Tari Kupang  

Berita Terbaru