Seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono dalam kesempatan Apel Penutupan PAM Lebaran 1446 H Tahun 2025 di Ballroom Jasa Raharja pada hari ini (9/4) jumlah kecelakaan selama periode 26 Maret–8 April 2025 tercatat sebanyak 2.880 insiden.
Angka ini menunjukkan penurunan 30 persen dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya sejumlah 4.174 insiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Total korban juga menurun sebesar 28 persen dari 6.836 menjadi 4.892 orang, sementara korban meninggal dunia turun drastis hingga 50 persen dari 688 menjadi 342 jiwa.
Penurunan signifikan juga terlihat pada kecelakaan di jalan tol, dengan fatalitas menurun 73 persen dari 44 korban meninggal di tahun 2024 menjadi hanya 12 pada tahun ini. Jumlah kecelakaan juga mengalami penurunan 35 persen dari 55 insiden menjadi 36.
Rivan mengungkapkan bahwa hanya 7,02 persen dari total korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang merupakan pemudik.
“Berdasarkan data yang dihimpun Jasa Raharja, persentase korban meninggal dunia yang merupakan pemudik hanya sebesar 7,02 persen, 92,98 persen bukan merupakan pemudik. Tiga kantor wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia yang merupakan pemudik paling tinggi adalah Jawa Barat sebanyak 8 orang, Jawa Tengah sebanyak 4 orang, dan Lampung sebanyak 3 orang”, ujar Rivan.
Rivan menegaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















