Kupang, ATN – Cuaca ekstrem bakal melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam delapan (8) hari kedepan terhitung sejak tanggal 6 hingga 13 Januari 2025.
Peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem tersebut resmi dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi kelas II Eltari Kupang melalui siaran pers yang diterima media ini, Selasa (06/01/2026).
Dalam siaran pers Nomor: e.B/ME.02.04/001/KKOE/I/2026 menyertakan analisis cuaca sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wilayah Nusa Tenggara Timur saat ini berada pada periode musim hujan. Terpantau adanya sirkulasi siklonik di Utara benua Australia yang membentuk belokan angin.
Pertemuan angin dan perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT bagian Utara serta aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin sehingga mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah NTT.
Berdasarkan siaran pers tersebut juga dikeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang bakal melanda berbagai wilayah di NTT seperti wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.
Daerah lain yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem seperti: Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor.
Atas peringatan dini cuaca ekstrem tersebut, BMKG menghimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, serta tanah longsor.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas terutama perjalanan darat, laut maupun udara serta kegiatan diluar ruangan seperti ibadah dan wisata.
Khusus untuk daerah topografi pegunungan dan curam atau tebing patut waspada bahaya tanah longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan.
Bagi warga yang berada di lereng gunung Lewotobi laki laki untuk selalu waspada bahaya banjir lahar dingin.
BMKG juga menghimbau agar seluruh masyarakat untuk terus memantau cuaca terkini dan peringatan dini cuaca ekstrem dari stasiun meteorologi kelas II Kupang melalui layanan informasi cuaca 24 jam di nomor (0380) 881613, WhatsApp: 0811 3940 4264 atau dapat mengakses informasi melalui akun resmi BMKG Kupang.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















