Cuaca Ekstrem Bakal Melanda Wilayah NTT Selama 8 Hari, BMKG Imbau Warga Waspada!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 448 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi cuaca ekstrem

Foto: ilustrasi cuaca ekstrem

Kupang, ATN – Cuaca ekstrem bakal melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam delapan (8) hari kedepan terhitung sejak tanggal 6 hingga 13 Januari 2025.

Peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem tersebut resmi dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi kelas II Eltari Kupang melalui siaran pers yang diterima media ini, Selasa (06/01/2026).

Dalam siaran pers Nomor: e.B/ME.02.04/001/KKOE/I/2026 menyertakan analisis cuaca sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah Nusa Tenggara Timur saat ini berada pada periode musim hujan. Terpantau adanya sirkulasi siklonik di Utara benua Australia yang membentuk belokan angin.

Pertemuan angin dan perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT bagian Utara serta aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin sehingga mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah NTT.

Berdasarkan siaran pers tersebut juga dikeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang bakal melanda berbagai wilayah di NTT seperti wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Daerah lain yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem seperti: Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor.

Atas peringatan dini cuaca ekstrem tersebut, BMKG menghimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, serta tanah longsor.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas terutama perjalanan darat, laut maupun udara serta kegiatan diluar ruangan seperti ibadah dan wisata.

Khusus untuk daerah topografi pegunungan dan curam atau tebing patut waspada bahaya tanah longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan.

Bagi warga yang berada di lereng gunung Lewotobi laki laki untuk selalu waspada bahaya banjir lahar dingin.

BMKG juga menghimbau agar seluruh masyarakat untuk terus memantau cuaca terkini dan peringatan dini cuaca ekstrem dari stasiun meteorologi kelas II Kupang melalui layanan informasi cuaca 24 jam di nomor (0380) 881613, WhatsApp: 0811 3940 4264 atau dapat mengakses informasi melalui akun resmi BMKG Kupang.

Baca Juga :  Irigasi Baik Sebagai Faktor Pendukung Pertanian. Yoyarib Mau: Tingkatkan Produktifitas Petani

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru