Curhat Pilu Penjual Garam Desa Oebelo, Lapak Dirusak, Produk Jualan Dirobek OTK : Saya Rugi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 07:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 398 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Curahan hati (Curhat) penjual garam desa Oebelo, pecah usai lapak jualan hingga produk garam yang dipajang dirusak oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Pengrusakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini dilakukan sudah sebanyak tiga kali dalam kurun waktu tahun 2025.

Tidak hanya pengrusakan lapak dan produk jualan namun, sering didapati stok garam yang disimpan sering dicuri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapati kenyataan pilu tersebut, Nanik Frans warga Desa Oebelo, Dusun IV, RT 019 / RW 007, yang ditemui media ini, pada Kamis (22/05/2025) siang mengaku sedih dengan apa yang menimpa dirinya.

Nanik Frans mengatakan, pada kamis dini hari saat hendak membuka lapak jualan didapati plastik penutup garam sudah robek.

Sebanyak 13 sokal (wadah penyimpan garam) alami kerusakan pada plastik pembungkus garam dan kondisi garam sudah jatuh berserakan di tanah.

“Pas pagi saat mau buka jualan, saya terkejut plastik sudah robek, garam semua tumpah ke tanah, ini sudah ketiga kali terjadi”, ujarnya dengan penuh haru.

Baca Juga :  SPPG Desa Oebelo Diresmikan, Perkuat Layanan Gizi Anak dan Ibu Hamil

Berita Terkait

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik
Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT
Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”
Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan
DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang di Masa Reses, Sah Secara Aturan?
5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan
BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WITA

Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WITA

Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WITA

BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Berita Terbaru