Kupang, ATN – Curahan hati (Curhat) penjual garam desa Oebelo, pecah usai lapak jualan hingga produk garam yang dipajang dirusak oleh Orang Tak Dikenal (OTK).
Pengrusakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini dilakukan sudah sebanyak tiga kali dalam kurun waktu tahun 2025.
Tidak hanya pengrusakan lapak dan produk jualan namun, sering didapati stok garam yang disimpan sering dicuri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendapati kenyataan pilu tersebut, Nanik Frans warga Desa Oebelo, Dusun IV, RT 019 / RW 007, yang ditemui media ini, pada Kamis (22/05/2025) siang mengaku sedih dengan apa yang menimpa dirinya.
Nanik Frans mengatakan, pada kamis dini hari saat hendak membuka lapak jualan didapati plastik penutup garam sudah robek.
Sebanyak 13 sokal (wadah penyimpan garam) alami kerusakan pada plastik pembungkus garam dan kondisi garam sudah jatuh berserakan di tanah.
“Pas pagi saat mau buka jualan, saya terkejut plastik sudah robek, garam semua tumpah ke tanah, ini sudah ketiga kali terjadi”, ujarnya dengan penuh haru.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















