Di Semarang, Jasa Raharja Dorong Konsistensi Layanan Publik dan Edukasi Keselamatan Berkualitas 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dewan Komisaris Jasa Raharja saat berkunjung ke Samsat Kota Semarang.

Foto: Dewan Komisaris Jasa Raharja saat berkunjung ke Samsat Kota Semarang.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pelayanan di Samsat Kota Semarang III berjalan baik dengan rata-rata waktu pelayanan sekitar 15 menit. Layanan dinilai cepat, tertib, dan ramah, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Selain itu, inovasi Loket Samsat Unggulan yang diterapkan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan wajib pajak.

M. Khoerur Roziqin, selaku Dewan Komisaris Jasa Raharja, menyampaikan apresiasi atas kualitas layanan yang diberikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat pelayanan di Samsat Kota Semarang III sudah berjalan dengan sangat baik. Kecepatan, ketertiban, dan keramahan yang diberikan kepada wajib pajak adalah wujud nyata konsistensi mutu layanan publik. Kami berharap kualitas ini terus dijaga sehingga masyarakat merasa nyaman dan terlayani dengan baik”, ujarnya.

Sementara itu, Iwan Faidi menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sinergi antarinstansi dalam pelayanan publik.

“Kegiatan ini lebih dari pembayaran pajak kendaraan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Melalui pelayanan yang prima dan program kampanye keselamatan, kita bisa mendorong kesadaran tertib administrasi sekaligus meningkatkan kepatuhan dalam berlalu lintas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Dinobatkan Sebagai Tim In-House Counsel Paling Inovatif 2024 Sektor Insurance

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru