Selain itu Ayub Titu Eki menjelaskan jika Hendrikus Djawa mencoba mengiring isu keretakan hubungan Bupati dan Wakil Bupati Kupang melalui dirinya.
KRONOLOGI TERJADI PERCAKAPAN
Ayub Titu Eki menjelaskan, selama aksi dilakukan oleh Hendrikus Djawa, sejumlah informasi kemudian diteruskan kepadanya namun tidak pernah ditanggapi. Ketua LP2TRI juga kerap menelpon, mengirimkan pesan WhatsApp tetapi tidak pernah direspon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan jika dirinya pernah diajak masuk kedalam kepengurusan LP2TRI melalui beberapa pesan WhatsApp oleh Hendrikus Djawa tapi tidak direspon.
Hingga suatu ketika dirinya mendapatkan panggilan masuk menggunakan nomor baru yang seketika diterima oleh Ayub Titu Eki.
“Selama ini dia hubungi saya, ajak saya masuk, kasi informasi soal aksi, WA saya, kadang saya tidak respon, kadang saya balas Tuhan Yesus Memberkati. Telepon saya, saya tidak pernah ambil. Tapi malam itu dia telepon pakai nomor baru. Kebiasaan saya kalau ada yang telepon pakai nomor baru saya tidak sempat ambil biasanya saya telepon balik. Disitu dia bilang saya Hendrikus Djawa,” ujar Ayub Titu Eki.
Dikatakan, dalam percakapan keduanya, Hendrikus Djawa mengaku memiliki bukti transfer dana Seroja oleh Pemda Kabupaten Kupang ke Pemerintah Pusat melalui BRI.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















