Digiring Ketua LP2TRI, Ayub Titu Eki Menampik. Berikut Klarifikasinya!

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 08:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 14,557 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMKAB KUPANG HARUS MELAKUKAN COUNTER ISU

Ayub Titu Eki juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Kupang melalui sejumlah dinas terkait untuk selalu melakukan klarifikasi pasca provokasi yang dilakukan oleh LP2TRI.

Ruang publikasi masyarakat harus disiapkan oleh Pemerintah agar masyarakat tidak mendengarkan informasi sepihak yang dihembuskan oleh Hendrikus Djawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini dimaksudkan agar informasi mengenai Seroja tidak menjadi kabur saat diterima masyarakat,” ungkapnya.

AYUB TITU EKI MENAMPIK ISU KERETAKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI

Pasca beredarnya video percakapan ketua LP2TRI dan dirinya, reaksi sejumlah masyarakat beragam.

Dari sejumlah reaksi tersebut muncul isu hubungan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki mengalami keretakan, dengan tegas Ayub Titu Eki Menampik dengan mengatakan jika itu hanya penafsiran sesat.

Menurutnya, isu keretakan ini sudah berlangsung lama dimulai sejak dirinya berkomentar soal polemik lahan milik keluarga Tomboy.

“Yang bilang keretakan itu hanya dipicu oleh orang yang ingin manfaatkan situasi ini, Ada juga komentar kalau “GEMOY PECAH” sebenarnya tidak demikian. Karna saya sudah tegaskan dan Aurum juga demikian, dia sudah tegaskan kalau di Kabupaten Kupang hanya ada 1 Matahari,” tegasnya.

Baca Juga :  Gunakan 2,2 M Dana CSR. Gapura Civic Center Bakal Jadi Ikon Baru di Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan
Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
NTT Bersolek: Pembangunan Infrastruktur Jalan Masif di Berbagai Kabupaten Demi Konektivitas dan Keadilan
Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur
Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan, Samsat Rote Ndao Gelar Layanan Samsat Pasar di Oelaba
Cegah Kematian Ibu dan Anak, Puskesmas Batakte Canangkan Pembangunan Rumah Tunggu Ibu Hamil
Misteri di Balik Kematian Vika Serwutun: Kuasa Hukum Desak Polisi Bongkar Ruang Gelap Kasus
Desa Manulai 1 Tetapkan APBDes 2026: Fokus pada Pelayanan Dasar dan Pemberdayaan Ekonomi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:43 WITA

Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Rabu, 29 April 2026 - 07:48 WITA

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Selasa, 28 April 2026 - 13:22 WITA

NTT Bersolek: Pembangunan Infrastruktur Jalan Masif di Berbagai Kabupaten Demi Konektivitas dan Keadilan

Selasa, 28 April 2026 - 10:42 WITA

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WITA

Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan, Samsat Rote Ndao Gelar Layanan Samsat Pasar di Oelaba

Selasa, 28 April 2026 - 08:20 WITA

Misteri di Balik Kematian Vika Serwutun: Kuasa Hukum Desak Polisi Bongkar Ruang Gelap Kasus

Senin, 27 April 2026 - 21:11 WITA

Desa Manulai 1 Tetapkan APBDes 2026: Fokus pada Pelayanan Dasar dan Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 27 April 2026 - 18:38 WITA

Kawal Hak Masyarakat Lifuleo, Absalom Buy Desak PLTMG Kupang 2 Optimalkan CSR dan Infrastruktur

Berita Terbaru