“Penghargaan ini kami maknai sebagai dorongan untuk terus memastikan transformasi digital memberi manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Teknologi harus membantu warga memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan jelas, terutama ketika mereka membutuhkan perlindungan dasar saat mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujar Awaluddin.
Integrasi Ekosistem & Pemanfaatan AI
Transformasi digital yang dijalankan Jasa Raharja bertumpu pada integrasi proses bisnis, data, layanan, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Sistem digital Jasa Raharja kini telah terhubung langsung dengan berbagai mitra strategis, mulai dari kepolisian, rumah sakit, Samsat, lembaga keuangan, hingga instansi terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa inovasi utama yang dihadirkan meliputi penyiapan platform layanan digital seperti JR Care, JR Connect, dan MyJasfren. Selain itu, Jasa Raharja juga mulai menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bertahap untuk mendukung otomatisasi verifikasi dokumen pengajuan santunan serta analisis data penerimaan sumbangan wajib.
“Ukuran keberhasilan digitalisasi bukan hanya pada sistem yang dibangun, melainkan pada kemudahan masyarakat saat mengakses layanan dan kepastian saat membutuhkan bantuan. Karena itu, kami akan terus memperkuat integrasi, keamanan, dan kualitas proses agar perlindungan dapat diberikan secara tepat,” pungkas Awaluddin.
Melalui penyusunan roadmap 2026–2030, Jasa Raharja bersiap melanjutkan transformasi digital secara adaptif dan berkelanjutan untuk mewujudkan pelayanan publik yang responsif, terpercaya, dan berorientasi pada masyarakat.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















