Oelamasi, AtlasNews.ID – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mendukung penuh gerakan Penanaman 10 Juta Pohon. Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Polri ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Bertempat di halaman sekolah menengah kejuruan negeri I Kupang Timur Rabu(15/11/2023), Polda NTT memulai giat penanaman pohon sebanyak 1897 pohon.
Kedatangan Wakapolda NTT yang didampingi Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H bersama rombongan disambut tarian adat siswa siswi SMKN 1 Kabupaten Kupang serta pengalungan selendang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengurangi risiko pemanasan global dan perubahan iklim. Karena itu, Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., meminta semua pihak ikut andil menyukseskan kegiatan penyelamatan lingkungan ini.
“Kita akan dukung penuh kegiatan ini dan ikut mengimplementasikannya, begitu juga masyarakat karena ini demi generasi saat ini dan generasi berikutnya,” Tegasnya.
Selain terkait pemanasan global, kegiatan ini juga diharapkan akan mencegah bencana alam. Apalagi, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu daerah yang rawan bencana. Kegiatan ini akan berdampak besar ke depannya.
“Bila dilakukan secara menyeluruh, risiko bencana alam di NTT mudah-mudahan berkurang, jadi ayo sama-sama kita jaga lingkungan kita, ini untuk kita bersama,” Ajak Brigjen Pol Awi Setiyono.

Sementara itu lewat sambungan komunikasi virtual Via Zoom, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan target program ini adalah 100 juta pohon, namun baru terealisasi 5 juta pohon sejak Mei lalu. Bekerja sama dengan Polri, dia berharap target tersebut terealisasi dengan cepat.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kapolri sudah memprakarasai penanaman 10 juta bibit pohon serentak saat ini, kita harap target kita bisa tercapai segera,” kata Muhadjir Effendy, secara virtual dari Madiun, Jawa Timur.
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengatakan, ini merupakan keharusan di tengah isu pemanasan global. Perubahan iklim yang cukup signifikan akan meningkatkan risiko bencana alam.
“Pemanasan global saat ini membuat kita mau tidak mau, bersama-sama dengan masyarakat, harus menghadapi dan memikirkan bagaimana mengatasi masalah tersebut dan ini salah satu caranya,” kata Listyo Sigit secara virtual dari Madiun, Jawa Timur.
Kapolri juga berkesempatan melakukan pemantauan secara virtual kepada Polda Sumatera selatan, Polda Sulawesi Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut para Kapolda memberikan laporan kegiatan penanaman pohon kepada Kapolri dan Kemenko PMK.
Lebih lanjut Kapolri mengajak seluruh Polda di indonesia untuk bersinergi bersama semua stakeholder dalam upaya sukseskan program Gerakan menanam 10 juta pohon sebagai kebijakan Presiden Joko Widodo.
“Saya rasa jika kita bergotong royong bersama dengan seluruh stakeholder yang ada maka gerakan ini bisa terlaksana dengan baik. Ini adalah pekerjaan besar yang tidak bisa di kerjakan oleh 1 pihak saja, butuh kerjasama antar stakeholder,” Ungkap Kapolri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para PJU Polda NTT, Forkopinda Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang seeta perwakilan instansi dan lembaga pemerintah Kabupaten Kupang, Perwakilan Dandin 1604 Kupang, Danlandud Eltari, Kabinda NTT, Perwakilan Dinas Kehutanan Provinisi NTT, Perwakilan Kejar NTT, para guru dan siswa SMKN 1 Kabupaten Kupang, PJU Polres Kupang dan seluruh personil Polres Kupang.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















