Berdasarkan hasil skrining, Harlini Ludji menjelaskan jika penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi menjadi temuan yang paling mendominasi.
Harlini Ludji juga menekankan bahwa pola makan yang tidak seimbang antara karbohidrat dan vitamin menjadi faktor pemicu utama.
“Melalui CKG, kita bisa mendeteksi penyakit lebih dini sebelum kondisinya menjadi lebih berat. Masyarakat jadi paham status kesehatannya dan segera mendapatkan pengobatan berkelanjutan di faskes,” ujar Harlini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain penyakit tidak menular, Puskesmas Batakte juga intensif melakukan skrining Hepatitis serta pemantauan lengkap bagi ibu hamil (K1 hingga K6) dan kunjungan neonatus pasca melahirkan.
Gerakan masif yang dilakukan Puskesmas Batakte ini sejalan dengan tren positif di tingkat kabupaten. Secara umum, Kabupaten Kupang saat ini menempati urutan pertama dengan capaian CKG tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni sebesar 32%.
Meski diperhadapkan pada tantangan jarak dan infrastruktur jalan yang rusak, dedikasi tenaga kesehatan di Kupang Barat terus dipacu guna mewujudkan komunitas masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















