“Kami ingin memastikan pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan gratis. Program ini juga bertujuan untuk mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya demi menekan kepadatan dan angka kecelakaan”, ujarnya.
Dalam program tahunan ini, Jasa Raharja juga memberikan perhatian khusus kepada pemudik disabilitas dengan menyediakan fasilitas pendampingan dan layanan yang lebih ramah bagi kaum disabilitas.
Tahun ini ada 12 peserta mudik disabilitas dengan moda kereta api dan 23 orang lainnya menggunakan bus. Mereka terdiri dari berbagai kelompok disabilitas, termasuk tuna rungu, tuna netra, hingga cerebral palsy, yang didampingi keluarga dan relawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Mudik Gratis BUMN 2025 sendiri memberangkatkan total hampir 106 ribu peserta dari yang ditargetkan sebanyak 100.000 pemudik dengan dukungan berbagai moda transportasi, meliputi 1.372 unit bus, 92 rangkaian kereta api, dan 29 unit kapal laut.
Rute perjalanan mencakup lebih dari 200 kota tujuan di Pulau Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, hingga wilayah timur Indonesia.
Jasa Raharja sebagai koordinator Mudik Gratis BUMN berkomitmen terus berinovasi dalam layanan publik, memastikan setiap pemudik mendapat pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan.
“Kami berharap program ini bisa menjadi momen yang membahagiakan bagi masyarakat. Pulang kampung adalah tradisi yang kita jaga, dan kami ingin menjadi bagian dari kebahagiaan tersebut,” tutup Rivan.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















