Oelamasi, AtlasNews. ID – Dunia pendidikan harusnya diperhatikan guna meningkatkan prestasi generasi penerus bangsa yang berkualitas jika didukung dengan sarana prasarana yang memadai seperti gedung sekolah yang layak, standar kurikulum, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Namun hal tersebut berbeda dengan apa yang dialami oleh SMP Negeri 7 Amarasi yang terletak di Desa Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT.
Ditengah berkembang pesatnya pembangunan infrastruktur dunia pendidikan di Kabupaten Kupang saat ini, SMP Negeri 7 Amarasi masih belum tersentuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini, pada Kamis (09/01/2025) kondisi gedung sekolah SMP Negeri 7 Amarasi sangat memprihatinkan.
Sekolah yang berdiri sejak tahun 2017 itu hanya menggunakan dinding seng bekas dan sebagian ruangan nampak di beberapa titik dinding sudah berlubang.

Mirisnya, gedung sekolah yang digunakan oleh sebanyak 40 murid dari kelas VII hingga Kelas IX itu masih merupakan bangunan kategori semi permanen.
Selain itu, pada beberapa ruangan kelas tidak terlihat adanya papan tulis untuk proses belajar mengajar hingga kekurangan meja dan kursi untuk peserta didik.
Kepala UPTD SMP Negeri 7 Amarasi, Petronela Nomtanis, S.Pd., kepada awak media menuturkan berbagai keterbatasan yang dirinya bersama para guru untuk melakukan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
“Bisa dilihat sendiri, kondisi sekolah kami tidak layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar namun semangat untuk cerdaskan anak bangsa jadi motifasi kami untuk terus mengabdi”, ujarnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















