Isu Daerah Otonomi Baru Amfoang Jadi Polemik, Simak Penjelasan Yos Lede

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 314 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, anggaran yang disediakan telah digunakan untuk proses administrasi dan telah di pertanggung jawabkan oleh pemerintah daerah.

“Kalau ada indikasi temuan penyalagunaan anggaran tersebut maka sudah pasti ada potensi masalah hukum tapi faktanya tidak ada. Karena telah melalui proses pemeriksaan oleh BPK RI”, sebutnya.

Yos Lede juga menjelaskan saat itu dirinya merupakan ketua DPRD Kabupaten Kupang sehingga secara jelas tahu duduk persoalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran itu telah disepakati. Yang awalnya digunakan dan dikelola oleh panitia kemudian dibatalkan karna melanggar Undangan Undang. Kemudian anggaran itu sesuai perintah aturan dikembalikan dan dikelola langsung oleh pemerintah pusat dan sampai sekarang masih menunggu keputusan pemerintah pusat”, jelasnya.

Yos Lede menekankan jika anggaran DOB Amfoang tidak bisa di kelola langsung oleh panitia pemekaran karena tidak sesuai aturan yang berlaku sehingga anggaran tersebut di pending.

“Penjelasan ini sudah sangat jelas karna proses awal sampai akhir DOB saya terlibat jadi saya tahu persis. Tapi kalau ada yang belum puas dengan penjelasan ini maka kita bisa bertemu untuk saya jelaskan secara rinci. Karna kalau hanya debat kusir maka semua akan berbicara dengan analisa dan pemahaman masing masing tanpa menggunakan bukti atau fakta”, ungkapnya.

Yos Lede mengatakan pihaknya tetap berjuang dan akan mendorong Pemerintah Pusat agar apa yang telah diusulkan oleh Kabupaten Kupang akan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat Amfoang dapat disetujui oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Dan paket Gemoy apabila dipercayakan oleh Tuhan dan masyarakat maka kami siap untuk melaksanakan, mengapa dan melanjutkan perjuangan tersebut. Kalau daerah lain saja Pak Prabowo bisa janjikan pemekaran apa bedanya dengan DOB Amfoang. Tidak ada yang tidak mungkin, semua keputusan akhir ada di tangan presiden nanti”, pungkasnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Konsisten Wujudkan Perlindungan Sosial, Salurkan Santunan Rp2,4 Triliun bagi Korban Kecelakaan

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru