Isu Daerah Otonomi Baru Amfoang Jadi Polemik, Simak Penjelasan Yos Lede

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 307 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews. ID – Isu Daerah Otonomi Baru (DOB) Amfoang kian jadi polemik di kalangan masyarakat Kabupaten Kupang jelang kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Masyarakat Kabupaten Kupang kini menanti penjelasan terkait isu pemekaran daerah paling tertinggal tersebut yang telah dijadikan visi misi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang.

Salah satu yang menjadi sorotan saat ini ialah visi dan misi yang secara tegas disampaikan oleh Yos Lede saat mendaftarakan Paket Gemoy di KPU Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam beberapa percakapan grup whatsapp kemudian menjadi perdebatan beberapa pihak yang menyebutkan jika isu DOB Amfoang hanya dipakai untuk mendulang suara.

Bahkan disebut oleh sejumlah masyarakat bahwa itu merupakan suatu pembohong publik.

Menanggapi hal tersebut, Yosef Lede melalui percakapan grup whatsapp Info Kabupaten Kupang, pada Minggu (01/09/2024) mengatakan proses pengusulan DOB Amfoang telah diterima oleh pemerintah pusat.Isu Daerah Otonomi Baru Amfoang Jadi Polemik, Simak Penjelasan Yos Lede

“Pada dasarnya tanggung jawab Pemda Kabupaten Kupang sudah dilaksanakan dan telah diterima oleh Pemerintah Pusat dan masih menunggu persetujuan untuk ditetapkan sambil menunggu dicabutnya moratorium“, tulis Yos Lede dalam percakapan Grup Whatsapp.

Terkait isu anggaran dalam proses tersebut Yos Lede menyampaikan bahwa pengusulan DOB itu sendiri membutuhkan anggaran dan telah disediakan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Bantuan Rumah Layak Huni Gratis Tanpa Dipungut Biaya! Tim: Laporkan Jika Ditemukan Pungli

Berita Terkait

Target Tekan Angka Kecelakaan: FKLLJ TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor!
Sinergi Jasa Raharja-Organda: 3 Pilar Utama Ubah Lanskap Transportasi Publik.
BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!
RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa
Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026
Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas
Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang
Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:26 WITA

Target Tekan Angka Kecelakaan: FKLLJ TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor!

Senin, 27 April 2026 - 09:08 WITA

Sinergi Jasa Raharja-Organda: 3 Pilar Utama Ubah Lanskap Transportasi Publik.

Sabtu, 25 April 2026 - 11:03 WITA

BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!

Sabtu, 25 April 2026 - 07:55 WITA

RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WITA

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026

Jumat, 24 April 2026 - 20:38 WITA

Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang

Jumat, 24 April 2026 - 20:34 WITA

Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 14:35 WITA

Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!

Berita Terbaru