Isu Daerah Otonomi Baru Amfoang Jadi Polemik, Simak Penjelasan Yos Lede

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 313 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews. ID – Isu Daerah Otonomi Baru (DOB) Amfoang kian jadi polemik di kalangan masyarakat Kabupaten Kupang jelang kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Masyarakat Kabupaten Kupang kini menanti penjelasan terkait isu pemekaran daerah paling tertinggal tersebut yang telah dijadikan visi misi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang.

Salah satu yang menjadi sorotan saat ini ialah visi dan misi yang secara tegas disampaikan oleh Yos Lede saat mendaftarakan Paket Gemoy di KPU Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam beberapa percakapan grup whatsapp kemudian menjadi perdebatan beberapa pihak yang menyebutkan jika isu DOB Amfoang hanya dipakai untuk mendulang suara.

Bahkan disebut oleh sejumlah masyarakat bahwa itu merupakan suatu pembohong publik.

Menanggapi hal tersebut, Yosef Lede melalui percakapan grup whatsapp Info Kabupaten Kupang, pada Minggu (01/09/2024) mengatakan proses pengusulan DOB Amfoang telah diterima oleh pemerintah pusat.Isu Daerah Otonomi Baru Amfoang Jadi Polemik, Simak Penjelasan Yos Lede

“Pada dasarnya tanggung jawab Pemda Kabupaten Kupang sudah dilaksanakan dan telah diterima oleh Pemerintah Pusat dan masih menunggu persetujuan untuk ditetapkan sambil menunggu dicabutnya moratorium“, tulis Yos Lede dalam percakapan Grup Whatsapp.

Terkait isu anggaran dalam proses tersebut Yos Lede menyampaikan bahwa pengusulan DOB itu sendiri membutuhkan anggaran dan telah disediakan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Audiensi Strategis PT Jasa Raharja NTT Bersama Walikota Kupang: Optimalisasi Pelayanan Bagi Korban Kecelakaan

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru