Betun, AtlasNews.ID – Hujan yang melanda selama beberapa hari menyebabkan kali Benenai di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meluap dan membanjiri daerah sekitar bantaran kali.
Luapan air dari kali Benenai mengakibatkan banjir di 6 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Malaka Barat dan Kecamatan Malaka Tengah.
Dari data yang berhasil di himpun Media ini lewat Grup Whatsaap Sahabat Sakti Malaka, wilayah yang terdampak banjir meliputi desa Fofoe, Sikun, Oanmane, dan desa Motaain dan beberapa desa di Kecamatan Malaka Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk Kecamatan Malaka Tengah, banjir melanda di beberapa desa antara lain, desa Bereliku, Naimana, dan desa Lawalu.
Kepala Desa Fofoe, Rofinus Klau yang dikonfirmasi media, usai memantau langsung keadaan masyarakat mengaku banjir yang terjadi adalah banjir musiman.

Banjir yang terjadi, beber Rofinus Klau, sering terjadi setiap tahun saat musim penghujan tiba.
“Kita tidak perlu salahkan siapa siapa, banjir terjadi setiap tahun. Kalau curah hujan tinggi maka kali Benenai meluap dan banjir pun terjadi,” jelas Kades Fofoe.
Terkait kerusakan yang diakibatkan oleh banjir, Rofinus Klau mengaku pihaknya belum mendata kerugian yang dialami oleh warganya. (*)

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















