“Kami perlu menyampaikan secara transparan kepada seluruh warga bahwa memang terjadi penyesuaian nominal dari yang awalnya Rp300.000 per KK menjadi Rp200.000 per KK per bulan. Kebijakan rasionalisasi ini terpaksa diambil akibat adanya penyesuaian porsi Dana Desa untuk mendukung serta mensukseskan program strategis nasional pemerintah pusat,” ujar Kades Mike Manafe.
Mike menjelaskan, pemotongan dan penyelarasan alokasi Dana Desa tersebut dialihkan untuk mendanai dua program prioritas skala nasional di tingkat desa, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun terjadi pengurangan nominal, Kades Mike menegaskan bahwa kriteria penentuan 31 KPM ini telah melalui verifikasi ketat agar tepat sasaran dan benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Pihaknya berharap dana stimulan tersebut dapat langsung menyentuh kebutuhan paling mendasar di tingkat rumah tangga.
“Tujuan utama penyaluran ini semata-mata untuk menopang daya beli masyarakat penerima. Kami sangat berharap bantuan yang diterima hari ini difokuskan penuh untuk pembelian bahan pokok, pemenuhan gizi keluarga, atau kebutuhan domestik yang mendesak. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal konsumtif yang tidak mendasar,” tambahnya menegaskan.
Suasana penyerahan BLT di aula desa berjalan tertib, transparan, dan lancar hingga usai. Para KPM yang hadir menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut, mengingat tambahan dana tunai ini sangat membantu menjaga kestabilan dapur dan memenuhi kebutuhan dasar harian keluarga di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















