Hal senada disampaikan oleh Putry Dethan. Ia mengungkapkan bahwa menu “ala kadar” tersebut langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan ibu-ibu karena dianggap tidak sesuai dengan ekspektasi kecukupan gizi bagi ibu dan anak.
“Negara Pikul Utang, Tapi Makan Begini”
Tim redaksi berhasil mendapatkan tangkapan layar (screenshot) percakapan eksklusif dari grup WhatsApp tersebut. Salah satu anggota grup bahkan menyuarakan keprihatinannya dengan nada satire namun menohok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masa negara kasih uang baru pengelola kasih makan begini bagus! Bukan sonde (tidak) bersyukur e mama kader, hanya miris saja. Katong (kita) punya negara pikul utang untuk ini MBG, baru dapat makan begini,” tulis salah satu ibu menyusui sembari menyematkan emoticon lucu namun penuh sindiran.
Kuantitas dan Kualitas Jadi Sorotan
Selain komposisi gizi yang dipertanyakan, jumlah porsi yang dinilai sangat sedikit juga menjadi sorotan utama.
Para emak-emak di Desa Tanah Merah berharap pihak terkait, khususnya pengawas program MBG, segera mengevaluasi kinerja SPPG Merdeka agar anggaran negara yang berasal dari pinjaman tersebut benar-benar tersalurkan dalam bentuk makanan yang layak dan bergizi.
Mendapat keluhan para emak emak, salah satu kader posyandu mawar dalam percakapan grup telah meneruskan informasi tersebut kepada pengelola SPPG Merdeka.

Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















