“Saya bilang, kalau memang mau pindahkan anak saya, silakan ibu lakukan sendiri. Saya tidak punya alasan untuk itu,” lanjutnya.
Masalah ini sempat mereda, namun kembali mencuat saat penerimaan rapor akhir Juni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rapat orang tua murid, kepala sekolah kembali menyinggung soal postingan viral tersebut dan menyalahkan Atriana.
Pengumuman yang Menghancurkan Hati Anak-Anak
Puncaknya terjadi usai libur kenaikan kelas, pertengahan Juli 2025. Saat apel pulang, di depan seluruh siswa, Kepala Sekolah Ilfony H. Kapitan mengumumkan secara terbuka bahwa LTK dan NAK tidak boleh datang ke sekolah lagi keesokan harinya.
Anak-anak yang mendengar pengumuman itu pulang dengan sedih dan menyampaikannya kepada sang ibu.
“Mereka menangis dan bertanya, ‘Mama, kenapa kami tidak boleh sekolah? Apa kami bukan anak bangsa?’” kata Atriana dengan suara lirih, mengutip ucapan anak-anaknya.
Sejak itu, sudah sepekan kedua bocah itu hanya bisa melihat teman-temannya pergi dan pulang sekolah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















