Pemandangan itu tidak seperti biasanya membuatnya heran. Ketika ditanya, para siswa itu menjawab lirih sambil menangis.
“Kami disuruh pulang oleh Ibu Kepala Sekolah karena belum bayar uang sekolah,” tutur mereka, seperti dikisahkan Atriana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak tinggal diam, Atriana mendokumentasikan kondisi tersebut dan membagikannya di grup WhatsApp dengan caption: “Wajah Anak SD Fatunaus yg disuruh pulang saat ujian kenaikan kelas krn tidak membayar uang iuran & pembangunan.”
Tanpa disangka, unggahan itu menjadi viral dan memicu reaksi publik. Banyak netizen menyuarakan kritik keras terhadap sistem pendidikan yang diduga diskriminatif terhadap siswa dari keluarga tidak mampu.
Sikap Kepala Sekolah Berujung Diskriminasi terhadap Anak.
Alih-alih melakukan klarifikasi dan pendekatan persuasif, Kepala Sekolah Ilfony H. Kapitan justru mengeluarkan surat panggilan tertanggal 16 Juni 2025, meminta Atriana hadir di sekolah untuk memberikan klarifikasi terkait unggahan foto tersebut.
Pertemuan itu pun berlangsung tegang.
“Ibu kepala sekolah langsung meminta saya memindahkan kedua anak saya ke sekolah lain,” beber Atriana.
Ia menolak permintaan itu karena merasa tidak ada alasan mendasar yang membenarkan tindakan tersebut.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















