“Ini adalah salah satu program utama Bapak Presiden. Tujuannya bagaimana pemerintah mengeluarkan masyarakat dari rantai kemiskinan dan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
“Awalnya hanya untuk anak-anak dan ibu hamil, sekarang tenaga pendidik juga masuk, anak-anak putus sekolah yang duduk di pinggir jalan juga akan masuk,” tambahnya.
Menurutnya, jika program ini terus berjalan, dampaknya akan sangat besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau saya pikir, ini seperti memberi makan seluruh rakyat. Dampaknya positif, bukan hanya kesehatan dan gizi anak-anak untuk pertumbuhan, tapi juga membuka lapangan pekerjaan,” lanjutnya.
Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa kehadiran dapur bergizi harus dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk meningkatkan ekonomi lokal.
“Dampaknya bukan hanya kasih makan anak-anak, tapi menciptakan lapangan pekerjaan dan memberdayakan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia meminta masyarakat menyiapkan pangan lokal, agar bahan baku dapur tidak bergantung dari luar daerah.
“Kalau dapur beroperasi di sini tapi bahannya diambil dari pasar luar, apakah ada pertumbuhan ekonomi? Belum tentu. Karena itu, bahan pangan harus diambil dari masyarakat sekitar,” tegasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















