“Kami baru akan melakukan koordinasi kembali setelah hasil uji keluar,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para siswa yang terdampak serta menunggu laporan resmi hasil uji laboratorium untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sebelumnya diberitakan Sebanyak 23 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Onitua di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, mengalami gejala keracunan massal setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah pada Rabu 13 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Puskesmas Batakte melalui, dr. Elin Taopan, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima sebanyak 23 siswa yang datang dengan keluhan serupa.
Usai mendapatkan informasi, Tim medis bergerak cepat memberikan penanganan awal dan pemeriksaan dasar kepada seluruh korban yang tiba.
“Bersama dengan obat-obatan, semuanya bergerak dengan cepat ketika dibawa ke Puskesmas. Kami periksa semuanya. Fokus utama kami adalah mengidentifikasi pasien dengan kondisi yang membutuhkan penanganan segera,” ujar dr. Elin.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















