Penyebab Keracunan Siswa SDN Onitua Belum Terungkap, Dinkes Kupang: Tunggu Hasil Lab

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 152 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Ia memilih menyebut peristiwa ini sebagai “Kejadian Menonjol” atau kejadian luar biasa.

“Kalau dari kami di internal BGN, menyebutnya kejadian menonjol atau kejadian luar biasa yang di luar kontrol kami,” ujar Kristoforus saat meninjau kondisi siswa di fasilitas kesehatan setempat.

Kesaksian Orang Tua

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepanikan sempat menyelimuti para orang tua murid, salah satunya Veronika Bin. Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah pulang dari kebun sekitar pukul 12.00 WITA dan mendapat informasi dari tetangga bahwa anak-anak di sekolah dilarikan ke rumah sakit karena keracunan.

“Beta (saya) baru pulang dari kebun, tetangga kasih tahu kalau kakak kelas bilang anak-anak keracunan di sekolah. Ada tiga mobil pikap dan ambulans yang muat mereka ke rumah sakit,” ungkap Veronika.

Veronika menjelaskan bahwa anaknya yang duduk di kelas 1 SD juga mengalami gejala muntah-muntah dan sakit perut. Berdasarkan pengakuan anaknya, mereka sempat menyantap menu daging sapi yang terlihat berwarna merah dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

“Anak bilang makan daging, tapi dagingnya merah dan bau. Dia muntah-muntah dan mengeluh sakit perut,” tambahnya.

Baca Juga :  Keracunan MBG Kerap Terjadi, Bupati Kupang Ultimatum SPPG: "Kalau Ada Saya Ganti"

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Absalom Buy Hidupkan Mimpi Pesepak Bola Lokal di Kupang Barat
Laga Pembuka Turnamen U17: Epic Comeback Manulai 1 Tumbangkan Kuanheun Skor Tipis 2-1
Perkuat Sinergi Keselamatan Laut, Jasa Raharja NTT Kunjungi PT Pelni Cabang Kupang
Implementasi Pergub No 13: Samsat Kabupaten Kupang dan Mitra Gelar Penertiban serta Sosialisasi Tax Amnesty
Lewat Bansos dan Sosialisasi Gereja, Desa Tanah Merah Sukses Genjot Realisasi PBB Hingga Lunasi Tunggakan Sejak 2009
Pastikan Program BSPS Tepat Sasaran, Kemen PKP Tinjau Langsung Progres Pembangunan di Desa Tanah Putih
Semarak HUT RI ke-81, Kecamatan Kupang Tengah Siapkan Pesta Rakyat dan Beragam Perlombaan
Sukses Genjot Realisasi Pajak, Kecamatan Kupang Tengah Jadi Percontohan di Kabupaten Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:36 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Absalom Buy Hidupkan Mimpi Pesepak Bola Lokal di Kupang Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:39 WITA

Laga Pembuka Turnamen U17: Epic Comeback Manulai 1 Tumbangkan Kuanheun Skor Tipis 2-1

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:13 WITA

Perkuat Sinergi Keselamatan Laut, Jasa Raharja NTT Kunjungi PT Pelni Cabang Kupang

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:02 WITA

Implementasi Pergub No 13: Samsat Kabupaten Kupang dan Mitra Gelar Penertiban serta Sosialisasi Tax Amnesty

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:06 WITA

Pastikan Program BSPS Tepat Sasaran, Kemen PKP Tinjau Langsung Progres Pembangunan di Desa Tanah Putih

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:48 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Kecamatan Kupang Tengah Siapkan Pesta Rakyat dan Beragam Perlombaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:40 WITA

Sukses Genjot Realisasi Pajak, Kecamatan Kupang Tengah Jadi Percontohan di Kabupaten Kupang

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:27 WITA

Perkuat Layanan, Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp1,22 Triliun hingga Mei 2026

Berita Terbaru