Penyebab Keracunan Siswa SDN Onitua Belum Terungkap, Dinkes Kupang: Tunggu Hasil Lab

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 175 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Setelah melakukan penanganan dan tindakan pertama kepada para siswa yang mengalami keracunan, sebagian siswa kemudian dirujuk ke RS Ben Mboi Kupang.

Ia menambahkan bahwa dari total siswa yang diperiksa, lima di antaranya masih menjalani perawatan di Puskesmas Batakte karena kondisi yang memerlukan perawatan lebih intensif.

“Keluhan beberapa pasien membutuhkan penanganan langsung di rumah sakit sehingga segera dirujuk. Sementara lima siswa lainnya yang tinggal di Puskesmas sudah kami laksanakan penanganan awal. Rata-rata gejala yang dialami adalah mual dan muntah. Kami sudah menginstruksikan penanganan di tempat kejadian untuk menghindari dehidrasi pada anak-anak,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan keracunan tetapi kejadian menonjol”

Menanggapi kejadian tersebut, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kupang, Kristoforus Tpoy, memberikan klarifikasi terkait insiden kesehatan yang menimpa puluhan siswa di SDN Onitua, Kupang Barat.

Meski masyarakat luas menyebutnya sebagai kasus keracunan, Kristoforus menggunakan istilah teknis internal untuk menggambarkan situasi tersebut.

Dalam keterangannya kepada media, Kristoforus menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti sebelum hasil laboratorium keluar.

Baca Juga :  Simulasi Tanggap Darurat! Jasa Raharja NTT Diberi Pelatihan dan Praktek Pemadaman Api

Berita Terkait

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores
Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu
Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa
Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  
Perkuat Pelayanan Publik, Jasa Raharja Gelar Risk Townhall 2026 untuk Dorong Budaya Sadar Risiko
Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat
Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur
Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Pemkab Kupang Gemburkan Gerakan “GASPULL”. ASN Untuk Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WITA

Bermodal Pengalaman Matang di Pemerintahan Desa, Jesaya Jermias Tob Resmi Daftar Bakal Calon Kades Sillu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Langkah Maju Jesaya Jermias Tob di Pilkades Sillu: Usung Misi Pemerataan dan Kesejahteraan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Pemerintah Resmi Buka Peluang Guru PPPK Jadi PNS di Awal 2027  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Maknai Kemerdekaan ke-81 RI, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kepedulian Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Bantu Korban Gempa Flores M7,7, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Posko Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41 WITA

Jasa Raharja NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa M 7,7 di Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Tingkatkan Keselamatan dan Layanan Publik, Forum LLAJ Kota Kupang Resmi Dibentuk

Berita Terbaru