“Pelayanan santunan adalah inti mandat Jasa Raharja. Fokus kita bukan sekadar meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan masyarakat. Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja,” ujar Dodi.
Momentum HUT ke-65 dimaknai sebagai titik refleksi atas kualitas dan relevansi layanan yang diberikan.
Inti refleksi tersebut adalah memastikan bahwa kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat, layanan mampu menjawab kebutuhan zaman, dan amanat negara dikelola dengan integritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Refleksi ini menjadi dasar penguatan arah pelayanan agar tetap dipercaya publik.
Dalam konteks pelayanan, tema tersebut dimaknai sebagai upaya menjaga kualitas layanan agar tetap konsisten dan dapat diandalkan oleh masyarakat.
Pelayanan tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga berkesinambungan, sehingga perlindungan dasar dapat terus diberikan secara optimal di tengah dinamika kebutuhan publik.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, perusahaan terus mendorong digitalisasi proses layanan end-to-end, integrasi data kecelakaan dengan stakeholder terkait, serta penyempurnaan tata kelola internal.
Langkah ini diarahkan untuk mempercepat proses layanan, meningkatkan akurasi, dan menjaga akuntabilitas pengelolaan dana santunan.
Selain berperan di hilir melalui penyaluran santunan, Jasa Raharja juga berkontribusi di hulu melalui penguatan ekosistem keselamatan berkendara.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















