“Petani Tidak Boleh Tidur, Swasembada Pangan 2025 Didepan Mata”. Bupati Yosef Lede Gencar kobarkan Api Semangat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 12:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 121 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto pada sektor pertanian yakni Swasembada Pangan tahun 2025 -2030 terbesit harapan petani untuk dapat menunaikan harapan mulia itu.

Segala jerih upaya dilakukan oleh seluruh kepala daerah di Indonesia guna menjalankan amanat agung dari mulut sang Presiden.

Salah satu sosok yang akan menjadi aktor utama terlaksananya asta cita Presiden di Kabupaten Kupang yaitu Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan panen raya padi, di Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, pada Rabu (16/04/2025) semangat Swasembada Pangan itu terus dikobarkan.

Sebagai Kepala Daerah dan juga sebagai seorang pemimpin yang lahir dari rahim partai berlogo kepala burung garuda besutan sang jendral Prabowo Subianto, Bupati Kupang siap mengamankan program tersebut.

Dihadapan sejumlah Penyangga Tatanan Negara Indonesia yang tergabung dalam kelompok tani tunas baru, pekikan suara “Petani Jangan Tidur” dan Swasembada pangan menggema.

Ia meminta kepada para petani untuk terus mengolah lahan lahan tidur yang ada di Desa Pantulan untuk bisa diolah menjadi lahan siap tanam tanaman serealia penopang utama kehidupan manusia. 

Baca Juga :  Bersama Pemerintah dan Korlantas Polri, Jasa Raharja Siap Sukseskan Program Indonesia Menuju Zero Over Dimension andOver Load

Berita Terkait

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”
Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ
Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang
Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara
Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 
310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.
Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:50 WITA

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”

Senin, 20 April 2026 - 19:44 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WITA

Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WITA

Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WITA

Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Berita Terbaru