Penerapan teknologi ini tidak berhenti di ruang kelas. Para peserta juga langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi tersebut di lapangan. Melalui Coaching Board Digital, pelatih dapat menyusun taktik, teknik, dan strategi secara lebih visual dan interaktif sebelum dituangkan dalam latihan fisik bersama para atlet.
Salmun Runesi menegaskan, jika kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pemain bola voli yang tangguh dari Kabupaten Kupang. Dengan membekali para pelatih dengan ilmu kepelatihan berbasis teknologi, pembinaan usia dini di setiap sekolah diharapkan menjadi lebih terstruktur dan berkualitas.
“Harapan saya, lewat pelatihan ini para pelatih dapat mengembangkan ilmu tersebut melalui pembinaan usia muda di sekolah-sekolah, sehingga ke depan Kabupaten Kupang memiliki pemain-pemain voli yang andal melalui program PBVSI yang dijalankan hari ini,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan ini menjadi langkah maju bagi dunia olahraga di Kabupaten Kupang dalam mengadaptasi era digital guna meningkatkan prestasi olahraga, khususnya di cabang bola voli.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















