Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah memberikan dampak positif terhadap kondisi keselamatan selama periode Lebaran tahun ini. Berdasarkan data Korlantas Polri (13–25 Maret), jumlah kecelakaan tercatat menurun sekitar 5%, sementara korban meninggal dunia turun signifikan hingga 30%.
Jasa Raharja mencatat, pada periode 13–29 Maret telah menyerahka santunan sebesar Rp38,06 miliar, serta menerbitkan 6.588 surat jaminan bagi korban luka-luka di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.
“Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Itulah komitmen kita, dan itulah yang kita buktikan. Seluruh santunan korban meninggal dunia, termasuk dari kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku,” ujar Awaluddin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin juga mengingatkan pentingnya transformasi layanan berbasis digital yang semakin terintegrasi, guna mempercepat proses penjaminan dan penanganan korban kecelakaan.
Melalui sistem yang terhubung dengan berbagai instansi, termasuk kepolisian dan rumah sakit, Jasa Raharja mampu memastikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan transparan bagi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan komitmen zero pending claim, di mana seluruh santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan tepat waktu.
Selain itu, keberhasilan Program Mudik Gratis BUMN 2026 turut menjadi bagian dari capaian penting, dengan realisasi mencapai 116.688 pemudik, melampaui target yang telah ditetapkan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















