Manfaat ekonomi yang bersifat sementara tidak sebanding dengan risiko permanen terhadap sistem tata air, keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, dan keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.
Sumba bukan wilayah industri ekstraktif; Sumba adalah pulau dengan daya dukung terbatas yang harus dijaga sebagai ruang hidup, bukan dikorbankan untuk kepentingan investasi tambang.
WALHI NTT mendesak aparat penegak hukum untuk segera menghentikan seluruh aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti serta menindak tegas pelaku dan pihak yang memfasilitasi praktik tersebut. Pengawasan menyeluruh terhadap rantai praktik pertambangan, termasuk pendanaan, distribusi, dan perdagangan emas ilegal, harus diperkuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, WALHI NTT mendesak pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk tidak membuka ruang bagi pertambangan dalam bentuk apa pun di Pulau Sumba, baik ilegal maupun legal.
Kebijakan pembangunan di Sumba harus diarahkan pada penguatan ekonomi berbasis agroekologi, peternakan berkelanjutan, perlindungan hutan dan sumber air, serta pengembangan energi terbarukan skala komunitas yang tidak merusak ruang hidup.
Perlindungan Sumba sebagai pulau dengan karakter ekologis rentan merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi seluruh warga.
Sumba harus diselamatkan dari ekspansi industri ekstraktif demi keberlanjutan kehidupan hari ini dan masa depan.
Penanggung Jawab Rilis: Yulianto Behar Nggali Mara, S.H., M.H. Divisi Hukum WALHI NTT
Contact Person: 0852 3924 5552

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















