Tragis, Pria Asal Oesapa Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Faisani Amfoang Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 08:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 1,694 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Pemeriksaan Medis dan Olah TKP

Tim medis dari Puskesmas Naikliu menyatakan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka serius, di antaranya:

Luka terbuka di bagian depan dan belakang kepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luka lecet di lengan, perut, pinggang, dan pantat.

Lebam dan patah tulang pada bagian leher serta pinggang kanan.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa helm hitam, celana jeans biru, serta kantong plastik berisi kopi dan biskuit milik korban.

Diduga Terseret Arus Banjir

Analisis sementara kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir saat mencoba menyeberangi sungai. Hal ini diperkuat dengan kondisi cuaca di wilayah tersebut yang diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir, sehingga debit air sungai meningkat drastis.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat melintasi sungai atau jalur rawan banjir, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu,” ujar pihak Polsek Amfoang Utara.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak dilakukan autopsi (pemeriksaan dalam). Jenazah kini telah dibawa ke Kota Kupang untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh keluarga. (*)

Baca Juga :  Berkat Bagi Masyarakat Amfoang, Penyebrangan Bolok-Naikliu Bakal Dibuka!! Layani 2 Trip Dalam Sepekan

Sumber Berita : Tribratanewskupang

Berita Terkait

Jemput Bola! UPTD Dukcapil Kupang Tengah “Sambangi” Warga Desa Bokong
Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri Atas Dukungan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026
Jasa Raharja Perkuat Sinergi dengan Dokkes Polri untuk Tekan Fatalitas Korban Kecelakaan
Akui MBG Ada Kekurangan, 3000 Dapur Ditutup. Presiden Prabowo Minta Semua Pihak Awasi.!!!
Mengenal Kleptomania: Gangguan Kontrol Impuls yang Bukan Sekadar Aksi Kriminal
Bupati Kupang Bersikap Tegas: SPPG Tablolong Terancam Ditutup Buntut Keracunan Makanan
Memperkuat Sinergi, Bupati Kupang Dorong Peran Strategis Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa
Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Sumlili Resmi Digelar, Tekankan Transparansi dan Kedisiplinan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:38 WITA

Jemput Bola! UPTD Dukcapil Kupang Tengah “Sambangi” Warga Desa Bokong

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:17 WITA

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri Atas Dukungan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WITA

Jasa Raharja Perkuat Sinergi dengan Dokkes Polri untuk Tekan Fatalitas Korban Kecelakaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:28 WITA

Akui MBG Ada Kekurangan, 3000 Dapur Ditutup. Presiden Prabowo Minta Semua Pihak Awasi.!!!

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:30 WITA

Mengenal Kleptomania: Gangguan Kontrol Impuls yang Bukan Sekadar Aksi Kriminal

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:22 WITA

Memperkuat Sinergi, Bupati Kupang Dorong Peran Strategis Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:22 WITA

Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Sumlili Resmi Digelar, Tekankan Transparansi dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:16 WITA

Rakor Samsat 2026: Jasa Raharja dan Pemprov NTT Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terbaru