Tragis, Pria Asal Oesapa Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Faisani Amfoang Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 08:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 1,694 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Warga Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di aliran Sungai Faisani, RT 012/RW 005, Dusun IV, pada Minggu (15/3/2026) petang.

Korban teridentifikasi sebagai Yeri Tamelab (34), seorang wiraswasta yang berdomisili di Oesapa, Kota Kupang.

Kronologi Penemuan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WITA oleh Alfret Naitasi (24), seorang warga setempat yang tengah mencari pakan ternak. Alfret terkejut saat melihat tubuh pria terbujur kaku di atas tumpukan semak bambu dan kayu di aliran sungai.

Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada warga lain dan aparat desa setempat. Laporan diteruskan ke Polsek Amfoang Utara yang dipimpin oleh Wakapolsek Ipda Hironimus Neni, SH, bersama Camat Amfoang Utara, Hendra Mooy, S.STP, yang langsung terjun ke lokasi untuk proses evakuasi.

Hilang Kontak Sejak Sabtu

Berdasarkan keterangan keluarga, Yeri diketahui berangkat dari Kota Kupang pada Sabtu (14/3/2026) pagi menggunakan sepeda motor Honda CRF menuju Desa Soliu, Amfoang Barat Laut, untuk menemui mertuanya. Namun, sejak Sabtu sore pukul 17.00 WITA, pihak keluarga kehilangan kontak dengan korban.

Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan jasad, polisi berhasil menemukan sepeda motor korban (DH 5091 CP) di dasar sungai, berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya. Sementara posisi jasad korban ditemukan terseret sejauh 500 meter dari titik motor tersebut.

Baca Juga :  Jerry Manafe Hadir Dalam Kegiatan Jumat Curhat Polres Kupang

Sumber Berita : Tribratanewskupang

Berita Terkait

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri Atas Dukungan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026
Jasa Raharja Perkuat Sinergi dengan Dokkes Polri untuk Tekan Fatalitas Korban Kecelakaan
Akui MBG Ada Kekurangan, 3000 Dapur Ditutup. Presiden Prabowo Minta Semua Pihak Awasi.!!!
Mengenal Kleptomania: Gangguan Kontrol Impuls yang Bukan Sekadar Aksi Kriminal
Bupati Kupang Bersikap Tegas: SPPG Tablolong Terancam Ditutup Buntut Keracunan Makanan
Memperkuat Sinergi, Bupati Kupang Dorong Peran Strategis Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa
Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Sumlili Resmi Digelar, Tekankan Transparansi dan Kedisiplinan
Rakor Samsat 2026: Jasa Raharja dan Pemprov NTT Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:17 WITA

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri Atas Dukungan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WITA

Jasa Raharja Perkuat Sinergi dengan Dokkes Polri untuk Tekan Fatalitas Korban Kecelakaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:28 WITA

Akui MBG Ada Kekurangan, 3000 Dapur Ditutup. Presiden Prabowo Minta Semua Pihak Awasi.!!!

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:30 WITA

Mengenal Kleptomania: Gangguan Kontrol Impuls yang Bukan Sekadar Aksi Kriminal

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kupang Bersikap Tegas: SPPG Tablolong Terancam Ditutup Buntut Keracunan Makanan

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:22 WITA

Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Sumlili Resmi Digelar, Tekankan Transparansi dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:16 WITA

Rakor Samsat 2026: Jasa Raharja dan Pemprov NTT Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:38 WITA

Transformasi Pertanian di Kupang: Tradisional Menuju Modernisasi. Dari Era Manual Ke Era Combine

Berita Terbaru