Langkah Senyap Yosef Lede – Aurum Titu Eki Menuju Swasembada Tahun 2026: Saat Deru Mesin Mengubah Nasib Petani Kabupaten Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 2 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, ATN Kabupaten Kupang selama puluhan tahun dikenal memiliki bentangan lahan pertanian yang luas dan potensial. Dari dataran Kupang Timur, hamparan sawah Sulamu, kawasan Kupang Barat hingga wilayah kepulauan Semau dan pelosok Amfoang, sektor pertanian menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat. Namun, potensi besar tersebut kerap terhambat oleh persoalan klasik, yakni minimnya alat dan mesin pertanian (alsintan).

Kelangkaan traktor, mesin pompa air, hingga combine harvester membuat proses pengolahan lahan berlangsung lambat. Tidak sedikit petani yang terlambat menanam karena harus menunggu giliran menggunakan alat, sehingga produktivitas pertanian belum mampu mencapai potensi maksimal.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosef Lede bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki menjadikan modernisasi pertanian sebagai salah satu agenda prioritas pembangunan daerah. Keduanya mendorong percepatan mekanisasi sebagai fondasi menuju kemandirian pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab Keluhan Petani dengan Kebijakan Nyata

Alih-alih berhenti pada wacana, Pemerintah Kabupaten Kupang melakukan langkah konkret melalui pengadaan dan distribusi alsintan secara bertahap ke berbagai sentra produksi pertanian.

Program ini diwujudkan melalui beberapa strategi utama, antara lain:

Pengadaan traktor roda dua, traktor roda empat, mesin pompa air, dan alsintan lainnya melalui dukungan APBD serta sinergi dengan pemerintah pusat.

Distribusi bantuan yang diprioritaskan bagi kelompok tani di wilayah-wilayah produktif seperti Kupang Timur, Kupang Barat, Fatuleu, Sulamu, hingga Semau.

Baca Juga :  Capaian 32,67 Persen, Kabupaten Kupang Raih Persentase Tertinggi Program Cek Kesehatan Gratis di NTT

Berita Terkait

Capaian 32,67 Persen, Kabupaten Kupang Raih Persentase Tertinggi Program Cek Kesehatan Gratis di NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:43 WITA

Sinergi Pentaheliks: 2.300 Mahasiswa KKN Tematik Gentaskin Batch II 2026 Resmi Dilepas ke 100 Desa di NTT

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:05 WITA

Dukung Kemandirian Pangan, Mesak Mbura Apresiasi Langkah Bupati Kupang Cetak 77Ha Sawah Baru di Oelatimo

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:35 WITA

Luruskan Polemik Survei Lahan Sekolah Terintegrasi, Kades Manusak: “Tanah Ini Milik Pemda, Bukan Penyerobotan”

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:36 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Absalom Buy Hidupkan Mimpi Pesepak Bola Lokal di Kupang Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:39 WITA

Laga Pembuka Turnamen U17: Epic Comeback Manulai 1 Tumbangkan Kuanheun Skor Tipis 2-1

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:13 WITA

Perkuat Sinergi Keselamatan Laut, Jasa Raharja NTT Kunjungi PT Pelni Cabang Kupang

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:02 WITA

Implementasi Pergub No 13: Samsat Kabupaten Kupang dan Mitra Gelar Penertiban serta Sosialisasi Tax Amnesty

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:33 WITA

Lewat Bansos dan Sosialisasi Gereja, Desa Tanah Merah Sukses Genjot Realisasi PBB Hingga Lunasi Tunggakan Sejak 2009

Berita Terbaru