Belanja Daerah: Dari pagu anggaran sebesar kurang lebih Rp1,42 triliun, realisasi belanja terserap sebesar Rp1,21 triliun atau mencapai 85,50%.
Pembiayaan Daerah: Penerimaan pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp62,46 miliar, terealisasi sebesar Rp61,88 miliar atau mencapai 99,8%. Sementara itu, tercatat tidak ada pengeluaran pembiayaan daerah pada tahun tersebut.
SILPA: Berdasarkan akumulasi seluruh komponen tersebut, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2025 tercatat sebesar kurang lebih Rp109,64 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh laporan keuangan tersebut telah melalui proses pemeriksaan dan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Data dan informasi yang kami sampaikan ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas. Kami berharap ini menjadi bahan pembahasan yang konstruktif di legislatif, yang nantinya akan menjadi landasan bagi perumusan kebijakan pembangunan dan penganggaran di masa mendatang,” ujar Aurum Titu Eki.
Menjawab Tantangan Pembangunan dan Kesejahteraan
Lebih lanjut, Aurum Titu Eki mengakui bahwa di balik angka-angka realisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang masih menghadapi tantangan berat yang membutuhkan perhatian khusus. Beberapa sektor krusial yang menjadi catatan untuk segera dibenahi antara lain:
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















