Evakuasi Cepat dan Hasil Visum Medis
Hanya berselang 30 menit dari laporan warga, tepatnya pukul 07.00 WITA, personel piket Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di lokasi. Investigasi awal di TKP memperlihatkan bagaimana bayi tersebut ditinggalkan: ia dibalut handuk abu-abu dan beralaskan sprei berwarna merah muda di dalam kardus tipis.
Petugas segera mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Oekabiti untuk mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis mendalam yang dilakukan oleh dua bidan Puskesmas, Lusiana Kardosa, A.Md Keb, dan Afliana Tanesib, A.Md Keb, pada pukul 07.30 WITA, diperoleh data klinis sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Parameter MedisHasil Pemeriksaan
- Perkiraan Usia± 38 Jam (Sekitar 1 hari lebih)
- Berat Badan2.450 Gram
- Panjang Badan49 Cm
- Lingkar Kepala31 Cm
- Lingkar Dada / Perut32 Cm / 32 Cm
- Kondisi FisikSehat, Tanda-Tanda Vital (TTV) Stabil, Tidak Ada Kelainan
Melihat usia bayi yang diperkirakan sudah mencapai 38 jam saat ditemukan, muncul dugaan kuat bahwa bayi ini sempat dirawat atau disembunyikan terlebih dahulu di suatu tempat sebelum akhirnya dibuang di hutan pada malam atau dini hari menjelang Jumat.
Penyelidikan Polisi
Memburu Orang Tua yang Membuang Darah Dagingnya. Kini, fokus beralih ke ranah hukum. Siapa yang tega membuang bayi perempuan sehat ini di tengah hutan yang sepi? Apa motif di baliknya? Apakah ini hasil dari hubungan gelap yang tidak diinginkan, ataukah ada faktor tekanan ekonomi yang ekstrem?
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















