Misteri di Hutan Mnera: Memburu Pelaku Pembuang Bayi dalam Kardus Cokelat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 353 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi Cepat dan Hasil Visum Medis
Hanya berselang 30 menit dari laporan warga, tepatnya pukul 07.00 WITA, personel piket Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di lokasi. Investigasi awal di TKP memperlihatkan bagaimana bayi tersebut ditinggalkan: ia dibalut handuk abu-abu dan beralaskan sprei berwarna merah muda di dalam kardus tipis.

Petugas segera mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Oekabiti untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis mendalam yang dilakukan oleh dua bidan Puskesmas, Lusiana Kardosa, A.Md Keb, dan Afliana Tanesib, A.Md Keb, pada pukul 07.30 WITA, diperoleh data klinis sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Parameter MedisHasil Pemeriksaan
  • Perkiraan Usia± 38 Jam (Sekitar 1 hari lebih)
  • Berat Badan2.450 Gram
  • Panjang Badan49 Cm
  • Lingkar Kepala31 Cm
  • Lingkar Dada / Perut32 Cm / 32 Cm
  • Kondisi FisikSehat, Tanda-Tanda Vital (TTV) Stabil, Tidak Ada Kelainan

Melihat usia bayi yang diperkirakan sudah mencapai 38 jam saat ditemukan, muncul dugaan kuat bahwa bayi ini sempat dirawat atau disembunyikan terlebih dahulu di suatu tempat sebelum akhirnya dibuang di hutan pada malam atau dini hari menjelang Jumat.

Penyelidikan Polisi

Memburu Orang Tua yang Membuang Darah Dagingnya. Kini, fokus beralih ke ranah hukum. Siapa yang tega membuang bayi perempuan sehat ini di tengah hutan yang sepi? Apa motif di baliknya? Apakah ini hasil dari hubungan gelap yang tidak diinginkan, ataukah ada faktor tekanan ekonomi yang ekstrem?

Baca Juga :  Pengeroyokan Terjadi Di Babau, 1 Korban Tewas. Polres Kupang Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Berita Terkait

Geger di Amarasi! Warga Oesena Temukan Jasad Bayi Diseret Peliharaan di Depan Rumah
Alfamart Babau Dibobol Maling, Brankas Dirusak dan DVR CCTV Raib: Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 Juta!
Atap Dilubangi, CCTV Dilumpuhkan. 1 Minimarket di Kabupaten Kupang Dibobol! Uang ATM dan Brankas Raib
Aksi Curanmor di RS Leona Noelbaki Terbongkar! Polsek Kupang Tengah Amankan 2 Pelaku!
Tragedi Asmara Terlarang 5 Tahun: Wanita di Noelbaki Tebas Istri Sah Pakai Parang hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Aksi Brutal Remaja di Camplong Renggut Nyawa Pengendara: 2 Pelaku Diringkus.!!!
Polsek Kupang Tengah Terbitkan DPO 1 Tersangka Perusakan Rumah di Desa Kuaklalo
Polres Kupang Buru Pelaku Pembobolan dan Pencurian Toko Senayan di Desa Tanah Merah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:51 WITA

Jendra Sergio Kapitan: Il Capitano, 2 Gol Penentu Kemenangan PS Kabupaten Kupang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Tampil Perkasa di Penyisihan Grup, PS Kabupaten Kupang Bantai Perseken FC 5-0

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Misteri Puluhan Truk Putih ‘Kopdes Merah Putih’ Berplat Merah Mengular di Pelabuhan Bolok

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Magnet Kristus di Puncak Lalaka: Saat Ikon Iman Menjadi Mesin Ekonomi Rakyat Semau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Kucurkan Dana Desa, Pemdes Oeniko Salurkan BLT Rp1,8 Juta Untuk 20 KPM

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:06 WITA

Tekan Angka Kecelakaan Fatal, Jasa Raharja dan ORGANDA Jadikan Keselamatan Fondasi Utama Transportasi Darat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Tingkatkan Kemandirian Fiskal & Keselamatan Jalan: Tim Pembina Samsat Dorong Pelayanan Adaptif di Kepulauan Riau

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Tekan Angka Kecelakaan di NTT, FLLAJ Evaluasi RAK dan Soroti Budaya Berkendara dalam Pengaruh Alkohol

Berita Terbaru