Misteri di Hutan Mnera: Memburu Pelaku Pembuang Bayi dalam Kardus Cokelat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 180 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi Cepat dan Hasil Visum Medis
Hanya berselang 30 menit dari laporan warga, tepatnya pukul 07.00 WITA, personel piket Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di lokasi. Investigasi awal di TKP memperlihatkan bagaimana bayi tersebut ditinggalkan: ia dibalut handuk abu-abu dan beralaskan sprei berwarna merah muda di dalam kardus tipis.

Petugas segera mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Oekabiti untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis mendalam yang dilakukan oleh dua bidan Puskesmas, Lusiana Kardosa, A.Md Keb, dan Afliana Tanesib, A.Md Keb, pada pukul 07.30 WITA, diperoleh data klinis sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Parameter MedisHasil Pemeriksaan
  • Perkiraan Usia± 38 Jam (Sekitar 1 hari lebih)
  • Berat Badan2.450 Gram
  • Panjang Badan49 Cm
  • Lingkar Kepala31 Cm
  • Lingkar Dada / Perut32 Cm / 32 Cm
  • Kondisi FisikSehat, Tanda-Tanda Vital (TTV) Stabil, Tidak Ada Kelainan

Melihat usia bayi yang diperkirakan sudah mencapai 38 jam saat ditemukan, muncul dugaan kuat bahwa bayi ini sempat dirawat atau disembunyikan terlebih dahulu di suatu tempat sebelum akhirnya dibuang di hutan pada malam atau dini hari menjelang Jumat.

Penyelidikan Polisi

Memburu Orang Tua yang Membuang Darah Dagingnya. Kini, fokus beralih ke ranah hukum. Siapa yang tega membuang bayi perempuan sehat ini di tengah hutan yang sepi? Apa motif di baliknya? Apakah ini hasil dari hubungan gelap yang tidak diinginkan, ataukah ada faktor tekanan ekonomi yang ekstrem?

Baca Juga :  Sambangi Konsolidasi Internal Partai Golkar, Jerri Manafe Dipastikan Maju Bupati Kupang 2024

Berita Terkait

Aksi Brutal Remaja di Camplong Renggut Nyawa Pengendara: 2 Pelaku Diringkus.!!!
Polsek Kupang Tengah Terbitkan DPO 1 Tersangka Perusakan Rumah di Desa Kuaklalo
Polres Kupang Buru Pelaku Pembobolan dan Pencurian Toko Senayan di Desa Tanah Merah
Tragis.! Aksi Begal di Hutan Camplong, 1 Orang Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku
Dugaan Korupsi Dana JKN dan BOK Puskesmas Tarus: Kejari Periksa 60 Saksi, Ada Nama Mantan Kapus
Toko Senayan di Tanah Merah Dibobol Maling, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah
Buron Terakhir Kasus Pencurian Mesin Traktor di Kupang Timur Diringkus Polisi
Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Oebelo Melahirkan di Sel, Bayi Jalani Perawatan di Ruang NICU

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:43 WITA

Sinergi Pentaheliks: 2.300 Mahasiswa KKN Tematik Gentaskin Batch II 2026 Resmi Dilepas ke 100 Desa di NTT

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:05 WITA

Dukung Kemandirian Pangan, Mesak Mbura Apresiasi Langkah Bupati Kupang Cetak 77Ha Sawah Baru di Oelatimo

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:01 WITA

Tortila Ubi hingga Labu, Desa Oebelo Siap Luncurkan Produk Unggulan Baru

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:36 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Absalom Buy Hidupkan Mimpi Pesepak Bola Lokal di Kupang Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:39 WITA

Laga Pembuka Turnamen U17: Epic Comeback Manulai 1 Tumbangkan Kuanheun Skor Tipis 2-1

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:13 WITA

Perkuat Sinergi Keselamatan Laut, Jasa Raharja NTT Kunjungi PT Pelni Cabang Kupang

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:02 WITA

Implementasi Pergub No 13: Samsat Kabupaten Kupang dan Mitra Gelar Penertiban serta Sosialisasi Tax Amnesty

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:33 WITA

Lewat Bansos dan Sosialisasi Gereja, Desa Tanah Merah Sukses Genjot Realisasi PBB Hingga Lunasi Tunggakan Sejak 2009

Berita Terbaru