Pelanggaran demi pelanggaran tak terhindarkan dalam tempo permainan tinggi ini, termasuk tekel keras pemain B’kait FC nomor 32 terhadap winger lincah Ponain FC B, Warno Liunome, serta ganjaran kartu kuning untuk pemain nomor 21 Ponain FC B di menit ke-20.
Hingga babak kedua dan masa extra time usai, kedua tim terus saling menggempur namun Dewi Fortuna belum berpihak. Skor 0-0 tetap bertahan dan laga harus diselesaikan melalui drama adu penalti.
Ano Ferrao Jadi Pahlawan Kemenangan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adu penalti berlangsung sangat mendebarkan. Setelah 12 penendang dari kedua belah pihak menjalankan tugasnya, skor masih imbang kuat 6-6.
Momen krusial terjadi saat penendang penentu dari B’kait FC, Alfa Rohi, melangkah maju. Eksekusi tendangannya yang terlalu lemah ke tengah gawang berhasil ditangkap dengan mudah oleh kiper Ponain FC B.
Kepastian gelar juara akhirnya ditentukan oleh penendang terakhir Ponain FC B, Ano Ferrao. Dengan tenang, Ano Ferrao berhasil mengecoh kiper B’kait FC yang melompat ke arah berlawanan dan mengesekusi bola dengan mulus ke dalam jala. Gol tersebut memastikan Ponain FC B keluar sebagai kampiun JPW NEKMESE CUP II tahun 2026.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















