Konektivitas & Pariwisata Global: Pengembangan kawasan Labuan Bajo menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), perluasan Bandara Komodo, Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu, serta pembenahan jalan-jalan strategis di Pulau Timor dan Flores.
Bagi warga Kupang dan NTT pada umumnya, kehadiran Jokowi selalu dipandang sebagai wujud kepedulian nyata seorang pemimpin yang konsisten membangun dari pinggiran.
Kritik Akademisi: Bayang-Bayang Post-Presidency dan Cawe-Cawe Politik
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik hangatnya sambutan warga, langkah safari politik Jokowi ke berbagai daerah pasca-purna tugas tak luput dari kalkulasi kritis kalangan akademisi dan pengamat politik.
Sejumlah pakar politik menilai gerakan ini sebagai langkah mempertahankan political leverage atau pengaruh politik pasca-jabatan (post-presidency influence). Agenda Jokowi di Kupang yang menyertakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT memperkuat persepsi bahwa kunjungan ini bernuansa konsolidasi kekuatan partai.
Para pengamat mengkritik bahwa figur mantan presiden idealnya mengambil peran sebagai negarawan lintas golongan yang berdiri di atas semua kepentingan parpol. Aktivitas safari politik yang intensif dinilai dapat memelihara patronase politik serta memicu preseden dinamika kekuasaan ganda di luar panggung resmi pemerintahan yang sedang berjalan.
Alasan Kunjungan dan Proyeksi Impact: Politik vs Ekonomi
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















