Arah Angin di Bumi Flobamora: Menakar Kunjungan Jokowi ke Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 78 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konektivitas & Pariwisata Global: Pengembangan kawasan Labuan Bajo menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), perluasan Bandara Komodo, Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu, serta pembenahan jalan-jalan strategis di Pulau Timor dan Flores.

Bagi warga Kupang dan NTT pada umumnya, kehadiran Jokowi selalu dipandang sebagai wujud kepedulian nyata seorang pemimpin yang konsisten membangun dari pinggiran.

Kritik Akademisi: Bayang-Bayang Post-Presidency dan Cawe-Cawe Politik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik hangatnya sambutan warga, langkah safari politik Jokowi ke berbagai daerah pasca-purna tugas tak luput dari kalkulasi kritis kalangan akademisi dan pengamat politik.

Sejumlah pakar politik menilai gerakan ini sebagai langkah mempertahankan political leverage atau pengaruh politik pasca-jabatan (post-presidency influence). Agenda Jokowi di Kupang yang menyertakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT memperkuat persepsi bahwa kunjungan ini bernuansa konsolidasi kekuatan partai.

Para pengamat mengkritik bahwa figur mantan presiden idealnya mengambil peran sebagai negarawan lintas golongan yang berdiri di atas semua kepentingan parpol. Aktivitas safari politik yang intensif dinilai dapat memelihara patronase politik serta memicu preseden dinamika kekuasaan ganda di luar panggung resmi pemerintahan yang sedang berjalan.

Alasan Kunjungan dan Proyeksi Impact: Politik vs Ekonomi

Baca Juga :  Tingkatkan PAD, Melki-Johni Hadirkan Gagasan Baru: Manfaatkan Carbon Credit

Berita Terkait

Beli Meja-Kursi Pakai Dana BOS, Boleh atau Melanggar Hukum? Ini Aturannya.!!!
“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “
Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan
Transformasi Ekonomi dan Industrialisasi Nusa Tenggara Timur: Tantangan dan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Resmi Dilantik! Yosef Lede Dan Aurum Titu Eki Berhasil Runtuhkan Hegemoni Dan Oligarki
Ormas Dan Klaim Palsu: Ancaman Bagi Kepercayaan Program Unggulan Prabowo-Gibran
Pemuda sebagai Motor Perubahan: Menjawab Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Transparansi Demokrasi Tercoreng Sikap KPU Kabupaten Kupang. Kebebasan Pers Dibungkam

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:06 WITA

Fali Leo”: Pesan Haru AKBP Rudy Ledo Lepas Jabatan Kapolres Kupang saat Tradisi Pedang Pora

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:44 WITA

AKBP Adhitya Octorio Putra Resmi Jabat Kapolres Kupang

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:12 WITA

Garam Kupang Emas Beredar. Politisi Perindo Minta Pemkab Tetap Melindungi Warga dari Limbah dan Polusi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:28 WITA

Komitmen Pemdes Manulai 1: BLT Dana Desa TA 2026 Cair Lagi untuk 31 KPM

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WITA

Penyegaran Birokrasi Oelamasi: Wakil Bupati Kupang Lantik 54 Pejabat dan Kepala Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:25 WITA

Hilirisasi Garam Lokal “Kupang Emas” di Oebelo: Dorong Pendapatan Daerah hingga Buka Lapangan Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WITA

Sambut Garam “Kupang Emas”, Kades Oebelo Ingatkan Pentingnya Pengawasan Polusi Pabrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:15 WITA

Garam Lokal Siap Kuasai Pasar: Pemkab Kupang Resmi Gandeng PT Garam Cahaya Indonesia!

Berita Terbaru

Daerah

AKBP Adhitya Octorio Putra Resmi Jabat Kapolres Kupang

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:44 WITA